Masa berlaku undang-undang yang dikenal dengan nama Undang-undang Patriot itu berakhir Minggu tengah malam waktu setempat (31/05) atau Senin pagi (01/06) waktu Indonesia.
Kini para anggota Senat tengah membahas peraturan alternatif yang disebut Undang-undang Kebebasan AS.
Presiden Barack Obama dan Direktur CIA John Brennan sudah memperingatkan bahwa kegagalan memperpanjang peraturan penyadapan di dalam negeri ini akan mengurangi kemampuan AS melacak potensi ancaman teroris.
"Kita seharusnya tidak mencabut alat yang membantu membuat kita aman," tegas Presiden Obama.

Kalangan yang menentang penyadapan mengatakan program itu melanggar privasi warga Amerika Serikat.
Β
Selama ini NSA menjalankan program pengumpulan data telepon warga negara Amerika Serikat. Karena UU yang membenarkan NSA melakukan penyadapan akan segera berakhir, badan itu telah mematikan sejumlah server. Bila dicapai kompromi sehingga NSA tetap boleh menyadap, diperlukan waktu kira-kira satu hari untuk memulihkan server itu.
Sidang khusus Senat dikebut pada hari Minggu yang jarang terjadi sebelumnya dalam sejarah politik Amerika. Upaya memperpanjang UU Patriot gagal diwujudkan pada 23 Mei lalu sedangkan pengadilan telah memutuskan bahwa pengumpulan data percakapan telepon oleh NSA melanggar hukum.
Penyadapan percakapan telepon oleh Badan Keamanan Nasional dibeberkan oleh Edward Snowden. Ia sebelumnya bekerja sebagai kontraktor NSA, yang sekarang berada di Rusia setelah diburu Amerika Serikat.
(Nograhany Widhi Koesmawardhani/Nograhany Widhi Koesmawardhani)











































