Obama Bantah AS dan Irak Kalah Melawan Jihadis

Obama Bantah AS dan Irak Kalah Melawan Jihadis

- detikNews
Jumat, 22 Mei 2015 06:11 WIB
Washington DC -
Presiden Barack Obama

Presiden Amerika Serikat, Barack Obama, menggambarkan jatuhnya kota Irak, Ramadi, ke tangan kelompok militan Negara Islam sebagai 'kemunduran taktis'. Dia mengatakan tidak berpendapat bahwa pemerintah Amerika Serikat dan Irak kalah dalam perang melawan para jihadis.

Dalam wawancara dengan sebuah majalah, Obama berjanji akan membantu lebih banyak pasukan keamanan Irak dan mengatakan Amerika Serikat akan meningkatkan pelatihan militer di kawasan-kawasan Sunni.

Washington mengatakan akan mengirimkan 1.000 rudal antitank untuk pemerintah Irak setelah Negara Islam menguasai Ramadi. Rusia juga sudah menyatakan siap memberikan lebih banyak senjata ke Irak.

Di Moskow, Menteri Luar Negeri Rusia, Sergey Lavrov, mengatakan kepada Perdana Menteri Irak, Haider al-Abadi, yang sedang berkunjung ke negara itu bahwa Rusia akan berupaya untuk memenuhi semua permintaan Irak.

Dalam perkembangan lain, Amerika Serikat, untuk pertama kali mengakui bahwa serangan udara atas sasaran-sasaran Negara Islam telah menewaskan korban sipil.

Dalam konferensi pers Departemen Pertahanan Amerika, Kamis 21 Mei, disebutkan dua anak-anak tewas dalam sebuah serangan udara di Suriah tahun lalu.

Komandan pasukan koalisi melawan Negara Islam pimpinan Amerika Serikat, Letjen James Terry, menyesalkan jatuhnya korban jiwa yang tidak disengaja.

(Indah Mutiara Kami/Indah Mutiara Kami)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads