Gencatan Yaman Berakhir, Saudi Lancarkan Serangan

Gencatan Yaman Berakhir, Saudi Lancarkan Serangan

- detikNews
Senin, 18 Mei 2015 14:51 WIB
Jakarta -
Yaman

Utusan khusus PBB untuk Yaman sempat mengatakan ada pertanda gencatan senjata mungkin diperpanjang.

Koalisi pimpinan Arab Saudi melancarkan kembali serangan udara atas kelompok pemberontak Syiah Houthi di Yaman setelah gencatan senjata selama lima hari berakhir.

Gencatan senjata antara kelompok pemberontak dan tentara pemerintah Yaman itu berakhir tanpa kesepakatan untuk memperpanjangnya.

Sejam setelah gencatan senjata berakhir, serangan udara menghantam kawasan istana presiden di kota pelabuhan Aden yang dikuasai kelompok pemberontak, seperti dilaporkan militer Yaman dan para saksi mata.

Sebelumnya utusan khusus PBB untuk Yaman, Ismail Ould Cheikh, mengatakan kepada BBC ada pertanda gencatan senjata mungkin diperpanjang.

Konferensi Yaman

Kelompok Houthi tidak menghadiri konferensi tentang krisis politik Yaman di Riyadh.

Β 

"Saya menyerukan kepada semua pihak untuk memperbarui komitmen atas gencatan senjata untuk sedikitnya lima hari lagi."

Serangan udara terbaru ini berlangsung di tengah-tengah dimulainya pertemuan di Riyadh, Arab Saudi, antara partai-partai politik Yaman untuk mencari jalan ke luar atas krisis di negaranya.

Namun kelompok Houthi tidak menghadiri pertemuan yang dimulai Minggu 17 Mei dan dihadiri sekitar 400 delegasi tersebut.

Walau marak beberapa bentrokan, secara umum gencatan senjata selama lima hari belakangan dipatuhi untuk memungkinkan para pekerja sosial menyalurkan bantuan kemanusiaan.

Presiden Yaman, Abd-Rabbu Mansour Hadi, mengatakan pemberontak sebaiknya tidak diperkenankan bertahan di daerah yang mereka rebut dalam beberapa bulan belakangan.

(Nograhany Widhi K/Nograhany Widhi K)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads