
Penyingkapan rahasia oleh Snowden memicu perdebatan besar dan protes
Kongres Amerika Serikat memutuskan untuk mengakhiri pengumpulan rekaman percakapan telepon besar-besaran oleh badan keamanan nasional (NSA).
Dengan suara 338-88, kongres menunjukkan dukungan besar terhadap ketentuan Freedom Act, atau akta kebebasan AS. Keputusan ini sudah didukung oleh Gedung Putih, ini artinya Senat akan mendukung pembuatan undang-undangnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Penyadapan besar-besaran oleh NSA terungkap pada 2013 oleh mantan kontraktor keamanan Edward Snowden.
Para pendukung akta kebebasan, antara lain kelompok pendukung hak-hak sipil dan privasi, mengatakan undang-undang itu akan melindungi privasi sekaligus menjaga keamanan nasional.

Fasilitas pengumpulan data NSA di Utah, Amerika Serikat
Rancangan undang-undang, yang cakupannya hanya di Amerika Serikat ini, akan mengubah beberapa bagian dari Patriot Act, yang disahkan setelah serangan 9/11 dan akan berakhir pada 1 Juni nanti.
Amandemen ini akan melarang koleksio masif NSA berupa catatan telepon - nomor telepon, waktu dan lama panggilan telepon - serta email dan alamat web.
"Kebebasan warga Amerika dan keamanan bangsa Amerika dapat hidup berdampingan," kata Ketua Komite Hukum Dalam Negeri, Bob Goodlatte, yang memberikan suara untuk mendukung undang-undang tersebut.
Awal bulan ini, Pengadilan Banding di Amerika Serikat memutuskan bahwa pengumpulan catatan telepon besar-besaran oleh NSA merupakan tindakan ilegal.











































