Vatikan telah merampungkan dokumen perjanjian yang berisi pengakuan terhadap Negara Palestina. Wakil Menteri Luar Negeri Vatikan, Antoine Camilleri, menjelaskan diharapkan perjanjian tersebut akan membantu mewujudkan apa yang disebut sebagai "solusi dua negara" guna mengakhiri konflik dengan Israel.
Pemerintah Israel mengatakan kecewa dengan langkah Vatikan dengan mengatakan keputusan tersebut akan mengganggu perundingan bilateral.
Wartawan BBC di Roma mengatakan Paus Fransiskus berupaya memperkuat kehadiran Kristen di Timur Tengah di saat ratusan ribu pemeluk agama ini menyelamatkan diri dari tindakan agresif kelompok yang menamakan diri Negara Islam atau ISIS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Swedia sementara itu mengambil langkah lebih tegas dengan secara formal mengakui Palestina sebagai negara.
(gah/gah)











































