
Regu penolong dari Swis dan Prancis bekerja sama di sebuah gedung runtuh, sementara pemerintah Nepal meminta agar lebih banyak helikopter dikirimkan ke sana.
Mereka mengatakan alat angkutan udara itu dibutuhkan untuk mengantarkan pasokan bantuan ke wilayah-wilayah pegunungan yang terpencil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sementara pertengkaran dan perkelahian dilaporkan terjadi di beberapa lokasi antara para korban yang putus asa yang meminta agar segera dibawa keluar dari tempat bencana.
Pemerintah Nepal juga memerintahkan jasad para korban yang ditemukan di reruntuhan gedung segera dikremasi, jika tak ada yang mengklaimnya.
Sebuah laporan menyebutkan aroma jasad manusia yang membusuk menyebabkan kegelisahan para korban yang selamat, sehingga mereka enggan kembali ke rumah-rumah mereka.
Menteri Keuangan Nepal, Ram Sharan Mahat, menyatakan negerinya membutuhkan setidaknya US$2 miliar (Rp25 trilyun) untuk membangun ulang Nepal.
Bencana gempa berkekuatan skala 7,8 skala Richter ini telah menelan korban jiwa sedikitnya 6.200 orang.
(rvk/rvk)











































