
Ed Miliband harus menjelaskan kebijakan anggaran Partai Buruh ketika sedang berkuasa.
David Cameron dari Partai Konservatif mengaku bahwa menolak proposal mitra koalisinya, Liberal Demokrat, yang ingin memotong anggaran tunjangan anak senilai total Pound 8 juta (Rp160 miliar).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ia juga memastikan bahwa partainya tidak membuat kesepakatan apapun dengan Partai Nasional Skotlandia (SNP) jika berkuasa.
Sedangkan Nick Clegg (Liberal Demokrat) ditanya soal koalisi dengan Partai Konservatif. Saat ini koalisi kedua partai yang memerintah Inggris.
Pertanyaan sulit

Tunjangan anak adalah yang terpenting di antara tunjangan lain, kata David Cameron.
Menurut Cameron tunjangan anak merupakan 'salah satu tunjangan terpenting' dan tak boleh diubah.
Di Inggris Raya, rumah tangga berpendapatan rendah berhak untuk mendapat tunjangan anak.
Pemimpin Partai Buruh, Ed Miliband, menegaskan bahwa partainya tidak menghambur-hamburkan uang ketika berkuasa dan menyatakan defisit anggaran terjadi karena krisis finansial.
Milband menyatakan krisis finansial global menyebabkan defisit yang tinggi, dan masih menyisakan persoalan.
"Ini akan menjadi misi pemerintahan kami untuk memangkas defisit anggaran dari tahun ke tahun," kata Miliband.

Pemilih Liberal Demokrat kecewa karena partai ini berkoalisi dengan Konservatif dalam pemerintahan yang dibentuk tahun 2010.
Seorang pemilih LibDem menyatakan kemaraha karena menginginkan LibDem bergabung dengan Buruh.
Nick Clegg berkelit dengan menyatakan koalisi sekarang merupakan 'keberanian untuk menempatkan negara di atas kepentingan partai.'
Ia memberi indikasi bahwa dalam pemilu kali ini, partainya akan berkoalisi dengan partai yang memperoleh kursi terbanyak dalam pemilu.
Pemilu Inggris Raya akan diadakan serentak pada tanggal 7 Mei mendatang.
(nrl/nrl)











































