Pengadilan di Novorossiysk menghukum dua wanita masing-masing penjara 10 hari, wanita ketiga dibui 15 hari, sementara dua orang lainnya didenda.
Jaksa mengatakan "tarian twerk erotis dan seksual" yang mereka lakukan tidak menghormati sejarah dan tidak bisa diterima.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kejadian terbaru melibatkan enam penari -satu diantaranya di bawah umur sehingga tidak dihukum- yang menempatkan video mereka di YouTube.
"Kejadian tidak menghormati sejarah perang ini tidak bisa diterima dan semua usaha merusak kemenangan militer akan segera dihentikan," kata para jaksa.
Hukuman ini diberikan sementara Rusia bersiap-siap memperingati 70 tahun kemenangan Perang Dunia Kedua.
Permulaan bulan April muncul sebuah video sekolah tari Orenburg di YouTube yang ditonton jutaan kali.
Rekaman berjudul Winnie the Pooh and the Bees, memperlihatkan perempuan belasan tahun menggerakkan pinggul twerking di panggung dengan menggunakan pakaian ketat, kaus kaki panjang dan rok mini.
(nwk/nwk)











































