
Jiang Jiemin dikabarkan membantu rekannya yang ingin mendapat promosi dengan imbalan sogokan.
Jiang Jiemin didakwa dengan penyuapan dan penyalahgunaan kekuasaan selama berada di China National Petroleum Corporation (CNPC), menurut kantor berita Xinhua.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
China saat ini melakukan pembasmian besar terhadap korupsi.
Sebuah pernyataan di akun mikroblog Pengadilan Menengah Rakyat Hanjiang di Provinsi Hubei mengatakan bahwa Jiang dituduh "menerima suap dan aset dalam jumlah besar yang tidak jelas asal-usulnya, serta menyalahgunakan otoritasnya sebagai karyawan perusahaan milik negara".
Membantu dengan imbalan sogokan
Pernyataan itu menambahkan bahwa Jiang tidak mengemukakan keberatan ketika dakwaan dibacakan di pengadilan.Di akhir tahun 1990-an dan 2000-an Jiang naik pangkat di CNPC, yang merupakan perusahaan induk perodusen minyak terbesar di Asia PetroChina, untuk menjadi kepala.
Xinhua mengatakan ia dituduh menggunakan posisi tingkat tingginya di CNPC antara 2004 dan 2013 untuk membantu yang lainnya mendapatkan promosi dan mengakses proyek-proyek dengan imbalan mendapatkan sogokan.
Xinhua juga melaporkan jaksa penuntut yang mengatakan bahwa pada bulan Agustus 2013, Jiang dan keluarganya memiliki aset yang keseluruhan nilainya "jelas jauh melampaui" apa yang seharusnya mereka miliki, dan ia "tidak dapat memberikan sumber" dari penghasilan dan aset tambahannya.
(nwk/nwk)











































