Unjuk Rasa Anti Korupsi di Brasil

Unjuk Rasa Anti Korupsi di Brasil

- detikNews
Senin, 13 Apr 2015 11:02 WIB
Unjuk Rasa Anti Korupsi di Brasil
Jakarta -
Brasil

Ratusan ribu orang menuntut penyelidikan kasus korupsi oleh partai berkuasa


Ratusan ribu orang menggelar demonstrasi damai di seluruh wilayah Brasil menentang korupsi yang diduga dilakukan partai pemerintah.

Jumlah orang yang mengikuti demonstrasi lebih kecil dibandingkan pada Maret lalu yaitu 1,5 juta orang mengikuti aksi anti korupsi.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Para peserta menuduh Partai Buruh yang berkuasa terlibat dalam kasus penyuapan di perusahaan minyak milik negara Petrobas.

Presiden Dilma Rousseff membantah keterlibatan dan penyelidikan oleh kejaksaan agung membuktikan Partai Buruh tidak bersalah.

Meski demikian para pemrotes tetap yakin presiden Brasil mengetahui skandal tersebut. Bahkan sejumlah kalangan meminta Dilma Rouseff untuk mundur.

Oposisi menyebutkan dugaan penyuapan yang dilakukan oleh para politisi itu terjadi ketika Rousseff menjadi pemimpin perusahaan minyak.

Jumlah peserta protes berbeda-beda, polisi menyebutkan 696.000 turun ke jalan pada Minggu, tetapi media Globo mengutip penyelenggara yang menyatakan demo diikutin oleh 1,5 juta orang.


Brasil

Para pengunjuk rasa menuntut Presiden Brasil mundur


Pemrotes memakai kaos kuning tim sepakbola nasional dan bendera Brasil, serta memegang poster bertuliskan "Keluar Dilma" dan Pemerintah Korup".

Koresponden BBC di Rio de Janeiro mengatakan lebih dari peserta aksi yang digelar di kota berasal dari kalangan kelas menengah dan berkulit putih.

Partai Buruh telah berkuasa sejak Presiden Luiz Inacio Lula da Silva diambil sumpah untuk jabatan periode pertamanya pada Januari 2003.

Pada awal bulan ini, Mahkamah Agung menyetujui penyelidikan terhadap 54 orang yang dituduh terlibat dalam skema korupsi.

Tuduhan itu menyebutkan perusahaan-perusahaan swasta menyuap pejabat korup untuk mendapatkan kontrak dengan Petrobras.


(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads