
Milisi yang setia pada Presiden Abedrabbuh Mansour Hadi menyiapkan senjata untuk menghadapi pemberontak 'Houthi'.
Puluhan pemberontak yang ingin menggulingkan pemerintahan Yaman pimpinan Presiden Abdrabbuh Mansour Hadi itu dikatakan telah mendesak ke pusat kota.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Beberapa rumah tampak terbakar akibat serangan tersebut. Dari pengeras suara mesjid, terdengar seruan kepada penduduk setempat untuk bangkit melawan para penyerang.

Seorang milis berjaga di daerah perbatasan kota Aden.
Sementara itu, dilaporkan bahwa pesawat tempur milik pasukan koalisi yang dipimpin Arab Saudi -yang mendukung pemerintahan Yaman- telah menyerang sasaran-sasaran pemberontak di daerah pinggiran Aden bagian utara.
Menurut laporan ICRC yang berhasil masuk ke Aden kemarin, kota itu sudah bagai kota mati.
Tak tampak orang di jalan-jalan dan puing bangunan dan sampah tampak dimana-mana. Ekonomi terhenti, orang bersenjata berkeliaran di jalan.
Orang asing di Yaman sudah banyak yang meninggalkan negeri itu, termasuk ratusan warga negara Indonesia.
(nwk/nwk)











































