
Tsarnaev dituduh melakukan 30 tindak kejahatan, dapat dihukum penjara seumur hidup atau hukuman mati.
Pengacaranya mengakui kliennya melakukan serangan tersebut tetapi mengatakan Dzhokar dipengaruhi kakaknya yang radikal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Juri akan mulai berunding pada hari Selasa (07/04) setelah kedua pihak menyampaikan pernyataan akhirnya.
Tiga orang, termasuk seorang anak laki-kali berumur delapan tahun, meninggal setelah bom pressure cooker berisi paku, bola bantalan dan pecahan besi lain diledakkan pada bulan April 2013.
Lebih 260 orang terluka, banyak orang kehilangan anggota tubuhnya.
Seorang perwira polisi ditembak mati saat dilakukan pencarian besar-besaran.
Asisten Jaksa AS Aloke Chakravarty mengatakan Tsarnaev menargetkan lomba lari marathon pada tahun 2013 karena saat itu dunia memperhatikan acara di Boston tersebut.
"Dia ingin meneror negara ini," kata jaksa saat memulai menyampaikan pernyataan akhirnya pada pengadilan di Boston.
(rvk/rvk)











































