Pria Pembom Lomba Marathon Boston Ingin Menghukum AS

Pria Pembom Lomba Marathon Boston Ingin Menghukum AS

- detikNews
Rabu, 08 Apr 2015 02:22 WIB
Pria Pembom Lomba Marathon Boston Ingin Menghukum AS
Boston -
tsarnaev

Tsarnaev dituduh melakukan 30 tindak kejahatan, dapat dihukum penjara seumur hidup atau hukuman mati.


Jaksa mengatakan kepada juri pengadilan bahwa Dzhokar Tsarnaev "ingin menghukum Amerika Serikat" ketika dirinya dan saudara laki-lakinya menaruh sejumlah bom pada Boston Marathon.

Pengacaranya mengakui kliennya melakukan serangan tersebut tetapi mengatakan Dzhokar dipengaruhi kakaknya yang radikal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Jika terbukti bersalah, pria berumur 21 tahun tersebut, yang dituduh melakukan 30 tindak kejahatan, dapat dihukum penjara seumur hidup atau hukuman mati.

Juri akan mulai berunding pada hari Selasa (07/04) setelah kedua pihak menyampaikan pernyataan akhirnya.

Tiga orang, termasuk seorang anak laki-kali berumur delapan tahun, meninggal setelah bom pressure cooker berisi paku, bola bantalan dan pecahan besi lain diledakkan pada bulan April 2013.

Lebih 260 orang terluka, banyak orang kehilangan anggota tubuhnya.

Seorang perwira polisi ditembak mati saat dilakukan pencarian besar-besaran.

Asisten Jaksa AS Aloke Chakravarty mengatakan Tsarnaev menargetkan lomba lari marathon pada tahun 2013 karena saat itu dunia memperhatikan acara di Boston tersebut.

"Dia ingin meneror negara ini," kata jaksa saat memulai menyampaikan pernyataan akhirnya pada pengadilan di Boston.


(rvk/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads