Khalid Abu Bakar tidak mengungkapkan rencana yang akan dilakukan tetapi mengatakan orang-orang yang ditahan tersebut baru saja kembali dari konflik di Suriah.
Ketujuh belas orang ini diduga merencanakan sejumlah serangan terhadap beberapa sasaran seperti pos polisi dan kam militer, kata Menteri Dalam Negeri Ahmad Zahid Hamidi, seperti dikutip kantor berita pemerintah Bernama.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Minggu lalu pemerintah Malaysia mengajukan rancangan undang-undang anti terorisme baru.
RUU ini dipandang pihak oposisi dan kelompok hak asasi manusia sebagai suatu penekanan.
Langkah ini termasuk penahanan tanpa batas orang yang diduga teroris tanpa diadili dan penyitaan paspor siapa pun yang diduga mendukung aksi teror.
Malaysia telah menangkap 40 warganya yang diduga milisi dan mengidentifikasi 39 warga negaranya yang telah berada di Suriah dan Irak.
Milisi Malaysia menggunakan Facebook dan situs media sosial lainnya untuk merekrut anggota.
Ribuan orang menjadi pengikut mereka di internet.
(nwk/nwk)











































