
Reruntuhan pesawat MH17 milik Malaysia Airlines berada di Belanda untuk diteliti penyebab kejatuhannya.
Bukti itu mendukung teori bahwa pesawat MH17 ditembak dengan menggunakan peluru kendali BUK yang dikuasai oleh kelompok separatis pro-Rusia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selama ini Moskow berkeras pesawat ditembak jatuh oleh rudal milik tentara Ukraina.
Β
Stasiun TV RTL menyatakan mereka menggunakan jasa ahli forensik internasional untuk memastikan bahwa serpihan logam yang ditemukan di desa Hrabove dekat reruntuhan pesawat cocok dengan peluru kendali darat ke udara BUK.
Menanggapi pernyataan itu, Dewan Keselamatan Belanda -yang kini tengah menyelidiki penyebab kejatuhan pesawat ini- menegaskan bahwa penyelidikan masih terus berlangsung, dan berjalan dengan 'kecepatan penuh serta berfokus pada banyak sumber, tidak hanya dari pecahan logam itu saja.'
Dalam kesimpulan sementara tahun lalu, dewan ini menyebutkan bahwa pesawat MH17 jatuh karena benturan dengan proyektil berkecepatan tinggi, tetapi tidak menyebutkan secara khusus sumber proyektil itu.
(nwk/nwk)











































