
Perempuan yang tak dikenal jati dirinya itu dihakimi massa karena diduga membakar Al Quran di pusat kota Kabul.
Sesudah tewas, jasad perempuan itu dibakar oleh massa yang marah dan saksi mata melaporkan polisi berada di lokasi ketika peristiwa tersebut terjadi.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Komandan polisi setempat, Saleh Mohammad, menyatakan kepada BBC bahwa mereka tak bisa menghentikan kemarahan massa terhadap perempuan yang diperkirakan berumur 30 tahun itu.
Saleh menyatakan bahwa sesudah perempuan itu membakar beberapa kitab Al Quran, ratusan penduduk setempat dan orang yang lewat menimpukinya serta memukulinya dengan tongkat.
Identitas perempuan ini belum diketahui dengan pasti dan polisi sedang menyelidiknya.
Menanggapi insiden ini, Juru Bicara Kementerian Dalam Negeri Afghanistan, Sediq Seddiqi, menyatakan mereka tak mengetahui secara pasti hal yang terjadi.
Menurut Seddiqi polisi telah menanyai beberapa orang yang ada di lokasi saat peristiwa terjadi dan menahan empat orang tersangka sehubungan dengan peristiwa itu.
Beberapa orang menyatakan bahwa perempuan tersebut menderita keterbelakangan mental.
(nwk/nwk)











































