Berdasarkan kesepakatan itu, Amerika rencananya akan melatih sekitar 5.000 pemberontak di lokasi-lokasi di Turki dan tempat lainnya di kawasan tersebut.
Juru bicara Kedutaan Besar Amerika Serikat di Ankara, ibu kota Turki, mengatakan kesepakatan ditandatangani Kamis (19/020 malam waktu setempat oleh Duta Besar AS, John Bass, dan Wakil Menlu Turki, Feridun Sinirlioglu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Β
Dengan garis perbatasan bersama Suriah sepanjang sekitar 1.200 km, Turki memegang posisi penting dalam upaya koalisi internasional pimpinan Amerika Serikat untuk menghadapi kelompok militan yang menyebut dirinya Negara Islam atau ISIS, yang menguasai beberapa wilayah di Suriah dan Irak.
Tercapainya kesepakatan ini secara prinsip sudah diungkapkan pada Selasa (17/02) Februari lalu.
Turki selama ini ingin operasi militer dipusatkan pada penggulingan pemerintahan pimpinan Presiden Bashar al-Assad namun Washington menjadikan perang melawan ISIS sebagai prioritas.
Bagaimanapun kesepakatan AS-TUrki ini dilihat sebagai perkembangan positif dalam hubungan yang kadang diwarnai ketegangan.
(nwk/nwk)











































