
Hayat Boumeddiene disebutkan sebagai pasangan pria bersenjata Amedy Coulibaly
Salah satu tokoh kunci yaitu seorang perempuan bernama Hayat Boumeddiene, yang merupakan pasangan Amedy Coulibaly, yang tewas ketika polisi melakukan penyerbuan sebuah supermarket di Paris pada Jumat (09/01).
Hayat Boumeddiene, yang disebutkan bersama Coulibaly ketika seorang polisi perempuan tewas dan digambarkan "memiliki senjata dan berbahaya."
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Presiden Prancis Francois Hollande memberikan penghargaan kepada polisi tetapi juga memperingatkan agar mewaspadai kemungkinan ancaman.
Kepala jaksa di Prancis Francois Molins, mengatakan penting bagi otoritas untuk memperhatikan Boumeddiene, yang menjadi tersangka bersama Coulibaly, 32 tahun, ketika seorang polisi perempuan tewas di Paris pada Kamis lalu, atau sehari setelah pembunuhan 12 orang di majalah Charlie Hebdo.

Dua orang tersangka pelaku penembakan 12 orang di kantor majalah Charlie Hebdo tewas.
Molins mengatakan investigasi akan "fokus pada bagaimana keterkaitan mereka, bagaimana pendanaan aksi kriminal ini, dan seluruh instruksi dan bantuan yang mungkin mereka dapat apakah dari Prancis atau luar negeri".
Dia mengatakan 16 orang telah ditahan untuk dimintai keterangan, termasuk istri dari salah seorang Kouachi bersaudara dan anggota keluarga lainnya.
Menteri-menteri Prancis menggelar pertemuan pada Sabtu (10/01) pagi untuk merencanakan rencana selanjutnya.
Sejumlah pemimpin dunia telah menghubungi Hollande untuk menyampaikan dukungan mereka.

Penjagaan keamanan Prancis ditingkatkan

Aksi dukungan terhadap majalah Charlie Hebdo











































