Polisi Prancis Buru Pelaku Teror Hayat Boumeddiene

Polisi Prancis Buru Pelaku Teror Hayat Boumeddiene

- detikNews
Sabtu, 10 Jan 2015 22:57 WIB
Polisi Prancis Buru Pelaku Teror Hayat Boumeddiene
Jakarta -


Hayat Boumeddiene disebutkan sebagai pasangan pria bersenjata Amedy Coulibaly
Polisi Prancis memburu 'anak buah' pria bersenjata yang menewaskan 17 orang dalam dua hari serangan teror.

Salah satu tokoh kunci yaitu seorang perempuan bernama Hayat Boumeddiene, yang merupakan pasangan Amedy Coulibaly, yang tewas ketika polisi melakukan penyerbuan sebuah supermarket di Paris pada Jumat (09/01).

Hayat Boumeddiene, yang disebutkan bersama Coulibaly ketika seorang polisi perempuan tewas dan digambarkan "memiliki senjata dan berbahaya."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dua pria bersenjata yang melakukan serangan mematikan ke kantor majalah Charlie Hebdo tewas oleh polisi pada Jumat.

Presiden Prancis Francois Hollande memberikan penghargaan kepada polisi tetapi juga memperingatkan agar mewaspadai kemungkinan ancaman.

Kepala jaksa di Prancis Francois Molins, mengatakan penting bagi otoritas untuk memperhatikan Boumeddiene, yang menjadi tersangka bersama Coulibaly, 32 tahun, ketika seorang polisi perempuan tewas di Paris pada Kamis lalu, atau sehari setelah pembunuhan 12 orang di majalah Charlie Hebdo.




Dua orang tersangka pelaku penembakan 12 orang di kantor majalah Charlie Hebdo tewas.
Koran Prancis Le Monde mempublikasikan sejumlah foto yang menunjukkan Coulibaly bersama Boumeddiene pada 2010. Salah satunya, adalah foto ketika perempuan berusia 26 tahun ini menggunakan cadar penutup muka yang dilarang di Prancis.

Molins mengatakan investigasi akan "fokus pada bagaimana keterkaitan mereka, bagaimana pendanaan aksi kriminal ini, dan seluruh instruksi dan bantuan yang mungkin mereka dapat apakah dari Prancis atau luar negeri".

Dia mengatakan 16 orang telah ditahan untuk dimintai keterangan, termasuk istri dari salah seorang Kouachi bersaudara dan anggota keluarga lainnya.

Menteri-menteri Prancis menggelar pertemuan pada Sabtu (10/01) pagi untuk merencanakan rencana selanjutnya.

Sejumlah pemimpin dunia telah menghubungi Hollande untuk menyampaikan dukungan mereka.




Penjagaan keamanan Prancis ditingkatkan


Β 


Aksi dukungan terhadap majalah Charlie Hebdo


(gah/gah)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads