Menara Pohon Terang Korsel Dirobohkan

Menara Pohon Terang Korsel Dirobohkan

- detikNews
Rabu, 22 Okt 2014 18:39 WIB
Jakarta -

Korea Selatan merobohkan menara di dekat perbatasan dengan Korea Utara yang selama ini dijadikan pohon natal oleh sekelompok umat Kristen.

Menara setinggi 18 meter itu dihias dengan lampu Natal yang meriah dan di puncaknya ditaruh Palang Salib.

Pihak Korea Utara -yang secara resmi ateis- melihat pohon Natal itu sebagai propaganda politik dan mengancam akan menembaknya dengan meriam.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Namun pemerintah Seoul menyatakan menara itu dirobohkan bukan karena tekanan dari Pyongyang.

Seorang pejabat departemen pertahanan Korea Selatan yang dikutip kantor berita Yonhap mengatakan menara -yang dibangun tahun 1971 tersebut- dirobohkan karena dikhawatirkan ambruk.

Pejabat tersebut menambahkan bahwa selama ini, berdasarkan pemeriksaan, tingkat keselamatan menara itu sudah dalam kategori 'rendah'

Kebijakan merobohkan menara terjadi sekitar seminggu setelah militer kedua negara Korea bertemu untuk pertama kali sejak tujuh tahun belakangan.

Menara 'pohon terang' itu terletak hanya sekitar 3 km dari perbatasan dan bisa dilihat oleh warga Korea Utara yang tinggal di kota-kota sekitar.

Ketegangan kedua Korea meningkat dalam beberapa waktu belakangan dan dua hari lalu militer keduanya di kawasan perbatasan sempat saling melepas tembakan sekitar 10 menit.

(nwk/nwk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads