Mereka ditemukan digantung pada sebuah pohon di negara bagian Uttar Pradesh bulan Mei. Kasus mereka memicu kemarahan dunia.
Tiga orang yang diduga menyerang mereka ditangkap disamping dua orang polisi.
Pemeriksaan setelah kematian (post mortem) memastikan adanya penyerangan seksual berkali-kali, sementara kematian disebabkan oleh gantung diri.
Kasus ini pada mulanya diselidiki polisi negara bagian, tetapi kemudian diserahkan kepada penyelidik federal Badan Penyelidik Pusat India (CBI).
Para wartawan melaporkan belum jelas bagaimana CBI akan bereaksi terhadap dua hal yang bertentangan di antara kesimpulan forensik terbaru dan penyelidikan pasca kematian yang sebelumnya dilakukan pejabat setempat.
Bulan lalu, CBI berusaha mendapatkan data dari jenazah korban tetapi makam mereka terendam banjir dan sampai sekarang masih tidak dapat dicapai.
Tetapi Pusat Sidik jari DNA dan Diagnostik India (CDFD) dapat memeriksa pakaian dan barang pribadi dua remaja putri ini dan melaporkan mereka tidak menemukan bukti penyerangan seksual, kata juru bicara CBI.
(nwk/nwk)











































