Israel dan Palestina memulai gencatan senjata baru selama lima hari di Gaza yang disepakati di akhir perjanjian pelucutan senjata tiga hari.
Saat gencatan senjata diumumkan, Israel meluncurkan serangan udara untuk membalas serangan roket dari Gaza.
Tidak ada laporan tentang kekerasan semalam dan kedua belah pihak diharapkan akan melanjutkan perundingan tidak langsung yang ditengahi oleh Mesir di Kairo.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hamas - yang menguasasi Gaza dan terlibat dalam perundingan di Kairo- menyanggah anggota mereka meluncurkan roket ke Israel Rabu (13/08) malam.
Juru bicara militer Israel Peter Lerner mengatakan melalui akun Twitter, "Tidak perlu lompat ke kesimpulan. Kami tidak tahu yang meluncurkan roket pada pukul 10 malam ke Israel."
Belum ada laporan tentang korban jiwa dari kedua belah pihak.
Sumber-sumber Palestina mengatakan perpanjangan gencatan senjata itu akan membuka peluang perundingan lebih lanjut.
Namun wartawan BBC Kevin Connolly di Gaza mengatakan perundingan di masa depan kemungkinan sulit.
Para pejabat dari kedua belah pihak berkomunikasi tentang tuntutan mereka melalui penengah di Kairo.
Perundingan ditujukan untuk mencari penyelesaian yang dapat bertahan untuk konflik Gaza.











































