Taliban mengatakan mereka melakukan serangan ini, lapor kantor berita Reuters. Militan bersenjata berat menyerang bandara dengan granat dan senjata otomatis.
Empat gerilyawan tewas dan satu pejabat keamanan terluka.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Bandara di Kabul digunakan oleh warga sipil dan militer dan bom ini terjadi beberapa hari setelah pasukan Afghanistan menggagalkan serangan di bandara tersebut.
Serangan ini terjadi di tengah-tengah situasi politik Afghanistan yang belum menentu.
Komisi pemilihan sedang melakukan audit suara pemilu presiden 14 Juni lalu, di tengah peringatan ketidakstabilan situasi.
Menurut hasil awal, Ashraf Ghani memenangkan pemilu tersebut.
Abdullah mendapatkan suara terbanyak pada pemilu putaran pertama April silam, namun gagal mengamankan 50% suara untuk menghindari pemilu putaran kedua.
Kedua kandidat saling menuduh Klik melakukan kecurangan dalam pemilu.
(nwk/nwk)











































