"Kami telah meminta bantuan US$60 juta untuk dana darurat," kata juru bicara organisasi pengungsian PBB, UNRWA, Christopher Gunness.
Kenaikan jumlah ini terjadi menyusul Klik pengiriman pasukan dan tank Israel ke Gaza pada Kamis (17/07) yang menargetkan militan Hamas.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kunjungan Ban ini dimaksudkan untuk membantu Palestina dan Israel "mengakhiri kekerasan dan menemukan solusi ke depan", kata kepala urusan politik PBB Jeffrey Feltman.
"Israel memiliki alasan untuk khawatir atas keamanan wilayah mereka, dan kami mengutuk serangan roket yang membabi buta dari Gaza ke Israel. Tapi kami juga khawatir dengan respon balasan Israel yang besar," tambahnya.
Pada Jumat (18/07), Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu memperingatkan akan ada "ekspansi yang signifikan" terkait serangan yang mereka lakukan.
Hamas, kelompok Palestina yang menguasai Gaza, mengatakan Israel akan "membayar harga tinggi" untuk invasi yang mereka lakukan.
(gah/gah)











































