Paus Fransiskus mendesak pemimpin Israel dan Palestina memperlihatkan keberaniannya untuk mengupayakan perdamaian di Timur Tengah.
Hal itu disampaikan Paus usai berdoa bersama di Vatikan bersama Presiden Shimon Peres, dan Presiden Mahmoud Abbas.
Baggaimanapun pemimpin umat Katolik Dunia itu menegaskan bahwa Vatikan tidak berupaya untuk terlibat dalam proses perdamaian antara kedua belah pihak.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketiganya kemudian bersalaman dan didampingi pimpinan Gereja Kristen Ortodoks -Patriat Bartholomew- menanam sebuah pohon zaitun.
Dalam doanya, Paus mengatakan seruan untuk menciptakan perdamaian lebih memerlukan keberanian dibanding membuat perang.
"Menanamkan di hati kita keberanian untuk mengambil langkah nyata untuk mencapai perdamaian."
Para pejabat Vatikan mengatakan sama sekali tidak ada motif politik di balik undangan Paus kepada kedua pemimpin Timur Tengah tersebut. (nwk/nwk)











































