Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, hadir dalam sidang Mahkamah Konstitusi di ibukota Bangkok untuk menghadapi dakwaan penyalahgunaan kekuasaan.
Gugatan diajukan para senator yang berpendapat partai pimpinan Yingluck mendapat keuntungan dari pergantian Kepala Keamanan Nasional, Thawil Pliensri, yang dianggap berlangsung "tidak sah".
Sementara para pendukungnya menuduh mahkamah berpihak menyudutkan Yingluck dan melihat gugatan sebagai upaya untuk menjatuhkannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Dia menambahkan pergantian Thawil untuk kepentingan Thailand.
Mahkamah Konstitusi akan mengambil keputusan dalam kasus ini Rabu 7 Mei.
Wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head, melaporkan para menteri kabinet sudah mengancam akan menggelar unjuk rasa besar jika keputusan sampai membuat pemerintahan sementara tidak bisa berfungsi.
Array
Pemerintah sementara pimpinan Yingluck dan Komisi Pemilihan sudah setelah pemilu Februari lalu dianggap tidak konstitusional.
Yingluck juga sedang menghadapi dakwaan terkait dengan
(gah/gah)











































