PM Thailand Bantah Salahgunakan Wewenang

PM Thailand Bantah Salahgunakan Wewenang

- detikNews
Selasa, 06 Mei 2014 21:40 WIB
Jakarta -

Perdana Menteri Thailand, Yingluck Shinawatra, hadir dalam sidang Mahkamah Konstitusi di ibukota Bangkok untuk menghadapi dakwaan penyalahgunaan kekuasaan.

Gugatan diajukan para senator yang berpendapat partai pimpinan Yingluck mendapat keuntungan dari pergantian Kepala Keamanan Nasional, Thawil Pliensri, yang dianggap berlangsung "tidak sah".

Sementara para pendukungnya menuduh mahkamah berpihak menyudutkan Yingluck dan melihat gugatan sebagai upaya untuk menjatuhkannya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Saya menolak dakwaan. Saya tidak melanggar undang-undang apapun, saya tidak mendapat keuntungan dari penunjukan (pejabat baru)," tegasnya di ruang sidang.

Dia menambahkan pergantian Thawil untuk kepentingan Thailand.

Mahkamah Konstitusi akan mengambil keputusan dalam kasus ini Rabu 7 Mei.

Wartawan BBC di Bangkok, Jonathan Head, melaporkan para menteri kabinet sudah mengancam akan menggelar unjuk rasa besar jika keputusan sampai membuat pemerintahan sementara tidak bisa berfungsi.

Array

Pemerintah sementara pimpinan Yingluck dan Komisi Pemilihan sudah setelah pemilu Februari lalu dianggap tidak konstitusional.

Yingluck juga sedang menghadapi dakwaan terkait dengan

(gah/gah)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads