Militer AS Diguncang Skandal Penggelapan Uang

Militer AS Diguncang Skandal Penggelapan Uang

- detikNews
Rabu, 05 Feb 2014 12:21 WIB
Indonesia - BBC -

Tentara AS

Sekitar 200 perwira disidik dalam kasus ini karena diduga tahu atau terlibat.

Lebih dari 1.200 orang diselidiki karena dugaan skandal penipuan rekrutmen tentara saat terjadi perang Irak, lapor sejumlah pejabat militer AS.

Dual jendral dan belasan perwira setingkat kolonel diduga terlibat dalam skandal ini dimana para pelaku diduga mengantongi uang pencarian rekrutmen (referral fee) para tentara itu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Skema penipuan ini diduga telah merugikan pemerintah AS senilai $29 juta (Rp351 miliar) namun menurut taksiran total kerugian bisa mencapai $100 juta.

Beberapa rincian diungkap dua jendral dalam sebuah acara dengar pendapat dengan Komisi di Senat.

Program Garda Nasional, dimulai tahun 2005 dan kemudian diadopsi oleh kepolisian dan militer, menjanjikan bayaran antara $2.000 -$7.500 kepada tentara untuk merekrut teman, keluarga, warga sipil atau pensiunan kata isi dokumen Kongres yang tersiar.

Menurut penyelidik berbagai cara dipakai penipu untuk mengakali program ini dan akhirnya militer AS mengeluarkan biaya hingga $300 juta untuk rekrutmen 130.000 personel tentara sepanjang perang Irak.

Para kepala sekolah dan pembimbing akademik di sekolah-sekolah diduga turut menikmati uang ini dengan cara seolah merekrut tentara padahal murid bersangkutan memang sudah berniat bergabung dengan militer sebelumnya.

"Jelas yang kita bahas ini adalah salah satu penyelidikan kriminal terbesar dalam sejarah militer di AS," kata Senator Claire McCaskil kepada koran USAHA Today.

(bbc/bbc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads