
Aparat mengklaim melayani korban kemacetan dengan dapur lapangan untuk para sopir.
Hujan salju hebat mengakibatkan kemacetan parah di salah satu jalur jalan bebas hambatan di Rusia, memerangkap ribuan kendaraan di dalamnya.
Sejumlah media melaporkan kemacetan itu mengular di wilayah Tver, di barat laut Rusia, hingga sepanjang 200 km meski klaim itu dibantah pejabat setempat yang mengatakan kemacetan sebenarnya hanya sepanjang 20 km.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Hingga Minggu (2/12) tengah malam, atau pagi WIB, kemacetan sudah berjalan tiga hari dan berangsur mereda sehingga antrian kendaraan mulai berkurang.
Kemacetan parah mulai terjadi Jumat (30/12) setelah hujan salju lebat diikuti turunnya guyuran es.
"Kalau para sopir sudah bahu-membahu saling bantu tapi ya cuma itu: aparatnya yang bermasalah," protes sopir truk Sergei kepada siaran TV Rossiya 24.
"Tidak ada mobil tanki BBM, tidak ada air, apa pun tidak ada, kami terperangkap di sini," tambahnya kesal.
Seorang pengendara lainnya dikutip media lokal mengatakan sepanjang hari Minggu dirinya hanya dapat beringsut sejauh dua kilometer di tengah udara dingin yang menusuk tulang.
Pejabat jalan dan transportasi Rusia mengatakan Minggu tengah malam hambatan yang menghalangi laju kendaraan berhasil disingkirkan sehingga ribuan kendaraan di jalur M-10 kini dapat dikendarai dengan kecepatan 90km/jam.
Masalah kemacetan menjadi salah satu persoalan pelik di Rusia, setelah kran impor mobil dibuka lebar pemerintah. Dalam setahun jumlah kendaraan diperkirakan naik 10% dari tahun sebelumnya seiring dengan membaiknya tingkat kesejahteraan warga negara itu.
(bbc/bbc)











































