Terkait dengan Affair Bos CIA, John Allen Tetap Didukung Gedung Putih

Terkait dengan Affair Bos CIA, John Allen Tetap Didukung Gedung Putih

BBCIndonesia.com - detikNews
Rabu, 14 Nov 2012 14:55 WIB
Indonesia - BBC -

Jenderal John Allen

Skandal Jenderal John Allen mengejutkan banyak pihak di Afghanistan.

Presiden AS Barack Obama telah mendukung seorang jenderal senior, meskipun ada laporan bahwa pejabat militer itu saling mengirim email genit dengan sosialita asal Florida Jill Kelley.

Juru bicara Jay Carney mengatakan Obama memiliki keyakinan terhadap Jenderal John Allen, untuk dipilih menjadi komandan pasukan Nato di Eropa yang akan datang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Tuduhan pelecehan oleh Kelley kemudian mengungkap perselingkungan antara Direktur CIA David Petraeus dan penulis biografinya Paula Broadwell.

Jenderal Petraeus mundur pada Jumat lalu. Sementara, Jenderal Allen mengatakan dia tidak melakukan sesuatu yang salah.

"Saya dapat mengatakan kepada anda bahwa presiden memikirkan Jenderal Allen dan pengabdiannya kepada negara, seperti tugas yang telah diselesaikan di Afghanistan," kata juru bicara Jay Carney. Pernyataan itu merupakan yang pertama sejak pengunduran diri Jenderal Petraeus pada Jumat lalu.

Dia menambahkan bahwa Presiden Barack Obama "sangat bahagia" dengan pengabdian dan catatan Jenderal Allen.

Carney juga meminta kepada para wartawan agar tidak menduga-duga mengenai apakah kasus yang melibatkan Jenderal Petraeus dan Jenderal Allen menunjukan merupakan sebuah masalah budaya terjadi di kalangan militer AS.

"Dia memiliki kepercayaan diri yang baik dalam menjabat direktur CIA, dan menteri pertahanan dan departemen pertahanan akan mempertanyakan masalah itu kepada mereka," tambah Carney.

Penyelidikan

Pentagon mengatakan sekitar 20-30.000 halaman dari dokumen milik Jenderal Allen telah diselidiki, dan pejabat mengatakan dokumen itu mengandung email "yang berpotensi tidak pantas" antara jenderal dan Kelley.

Jenderal David Petraeus dan Paula Broadwell

Paula Broadwell menulis biografi Jenderal David Petraeus

Seorang pejabat senior AS yang tidak disebutkan namanya yang membaca email tersebut, mengatakan kepada Associated Press bahwa pengiriman email itu tidak relatif tidak berbahaya, meskipun memiliki kemungkinan disebut tidak profesional dan berisi kata-kata godaan.

Pejabat mengatakan email itu juga menyebut panggilan "kekasih" dan "sayang", tetapi tidak menunjukan adanya perselingkuhan atau pertukaran informasi rahasia.

Jenderal Allen, 58 tahun, menduduki jabatan komandan pasukan koalisi di Afghanistan setelah David Petraeus menjadi direktur CIA pada 2011 lalu. Dia akan menjadi komandan pasukan Nato di Eropa.

Persidangan kasus itu sekarang ditunda atas permintaan Menteri Pertahanan Leon Panetta.

Dalam sebuah pernyataannya Selasa (14/11), Komite Pelayanan senjata Senat mengatakan para anggotanya mengharapkan adanya perubahan komandan pasukan di Eropa sebelum Maret 2013.

Penyelidikan email

Perkembangan skandal yang melanda Jenderal Allen melanjutkan akhir pekan yang dramatis menyusul penungkapan FBI bahwa direktur CIA David Petraeus, 60 tahun, melakukan hubungan diluar pernikahan dengan penulis biografinya, Paula Broadwell.

Mei lalu, Kelley, perempuan berusia 37 tahun yang telah menikah, yang bekerja sebagai penghubung sosial secara sukarela di pangkalan udara MacDill di Tampa Florida, menyampaikan kepada FBI bahwa dia menerima email tanpa identitas yang berisi ancaman.

Sebelumnya informasi yang disampaikan kepada FBI, tidak menyebutkan identitasnya. Hanya diinformasikan, datang dari seorang perempuan yang ingin agar dirinya menjauh dari Jenderal Petraeus.

Ketika FBI melakukan penyelidikan, email-email itu terlacak dari penulis biografi jenderal Petraeus, Paula Broadwell, 40 tahun, yang tinggal di North Carolina bersama suami dan dua anaknya.

Penyelidikan dilakukan di kediamannya pada Senin malam, ketika sekitar delapan sampai 10 agen FBI memeriksa rumahnya selama beberapa jam.

Mereka terlihat meninggalkan rumah dengan membawa komputer, printer, tas dan beberapa kotak kertas.

Di Florida, Kelley dan suaminya disebutkan merupakan telah berteman selama beberapa tahun dengan Holly dan David Petraeus, tetapi diperkirakan dia memiliki kedekatan dengan Jenderal Allen.

Pejabat FBI dijadwalkan bertemu dengan komite intelejen parlemen pada Selasa, untuk membahas kasus Petraeus. Menteri Pertahanan mengkritik FBI yang tidak menyampaikan kepada komite kongres AS ketika memulai penyelidikan.

Sementara itu, wartawan BBC di Kabul, Bilal Sarwary, melaporkan skandal ini menjadi berita utama dan mengejutkan banyak orang di Afghanistan, dimana Jenderal Allen memiliki hubungan baik dengan para pemimpin dan komandan pasukan.

(/)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini