Ia adalah seorang pahlawan romantis yang tidak biasa, pendek, kepala mulai botak, sedikit bodoh di mata perempuan-perempuan yang pernah ia tiduri, dan diperankan oleh Billy Cystal.
Sedangkan tokoh wanita tidak terlalu cerdas dan kemungkinan tipe perempuan yang rajin merawat diri. Sangat Meg Ryan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Apa yang dikatakan oleh film ini, selain sebagai refleksi jenaka terhadap perkawanan, cinta dan seks, mengenai pria dan wanita?
1. Bisakah pria dan wanita menjadi teman?
"Kau tentu menyadari bahwa kita tidak akan bisa menjadi teman... pria dan wanita tidak bisa berteman karena seks selalu datang menghalangi" -HarryItu tidak benar, protes Sally, ia punya banyak teman pria dan tidak ada seks yang terlibat di dalamnya.
Tidak benar, kata Harry. "Tidak ada pria yang bisa berteman dengan wanita yang ia anggap menarik. Ia selalu ingin tidur dengan wanita itu."
"Sangat tragis bahwa kita harus memisahkan pertemanan dengan hubungan seksual. Emosi kuat yang kita rasakan ketika bertemu seseorang dapat terasa seperti sesuatu yang lain, tetapi saat perasaan itu hilang kita hanya memiliki fantasi kita tentang orang itu."
Pakar hubungan Judi James mengatakan pertemanan pria/wanita jauh lebih langka dari yang kita bayangkan.
"Banyak pria dan wanita yang jelas berteman, tetapi sering salah satu dari mereka akan memiliki ketertarikan untuk temannya.
"Perasaan itu mungkin tidak akan pernah diungkapkan, karena mereka tidak ingin menghancurkan pertemanan, tetapi menurut saya dalam 50% pertemanan pria/wanita salah satu dari mereka secara rahasia menyimpan hasrat untuk temannya.
2. Putus... dan kemudian menikah
"Aku sudah banyak berpikir, dan aku cinta padamu" -Harry"Apa?" -Sally
"Aku cinta padamu" -Harry
"Bagaimana aku harus merespon hal ini?" -Sally
"Bagaimana dengan, kau juga cinta padaku" -Harry
"Bagaimana jika, aku pergi" -Sally
Pertemanan Harry dan Sally putus setelah malam itu, ketika ia sedang sedih karena mantan kekasihnya menikahi orang lain. Saat pagi datang, rasa nyaman yang mereka rasakan tiba-tiba menguap.
Judy James mengatakan putus pertemanan adalah hal biasa dalam persahabatan yang intens, dan semakin intens sebuah pertemanan, semakin besar perpisahannya. Ia mengatakan hal itu biasanya dikarenakan kekesalan yang menumpuk.
"Hal itu terjadi ketika orang butuh waktu untuk mengevaluasi perasaan mereka, mungkin bagaimana perasaan mereka saat bertemu seseorang, khususnya dalam hubungan pria/wanita.
"Biasanya hubungan akan menjadi lebih baik.
Ada pula pasangan yang berpisah kemudian kembali bersama setelah menyadari apa yang mereka lepaskan, sebelum memutuskan untuk menikah.
Rebecca Gething mengatakan ketika Harry mengatakan, "Saya datang malam ini karena ketika kau menyadari bahwa kau ingin menghabiskan sisa hidupmu dengan seseorang, kau ingin sisa hidupmu segera dimulai," kalimat ini adalah musik bagi kaum wanita. "Biasanya wanita yang dituding terburu-buru, dan ini adalah seorang pria [membuat pernyataan besar]."
3. Tinggal bersama/bertengkar karena hal-hal sepele
"Saat ini segalanya sangat hebat, semua orang bahagia, semua orang jatuh cinta dan hal itu luar biasa. Cepat atau lambat kita akan saling berteriak tentang siapa yang harus mencuci piring. Piring seharga $8 ini akan menelan biaya ribuan dollar dalam rekening telepon ke firma hukum Itu Milikku, Ini Milikmu" -HarryKetika pasangan tinggal bersama, hal terakhir yang mereka inginkan adalah mereka di barang-barang mereka. Dalam film ini, kawan Harry dan Sally Jess dan Marie tinggal bersama dan mulai bertengkar tentang piring yang disebutkan sebelumnya dan meja kopi beroda yang sangat buruk.
"Jika saya hidup di sebuah rumah yang sempurna. Akan ada benda-benda berantakan di setiap permukaan," kata Suzie Hayman. "Jika suami saya ingin tinggal di rumahnya yang sempurna, akan ada kedai teh Jepang, dengan bunga di vas, hiasan kaligrafi di dinding, dan semuanya polos. Sangat jauh dari rumah ideal saya atau rumah yang kami tempati."
Tapi inilah pentingnya kompromi, kata dia. Seperti banyak pasangan lain, selama bertahun-tahun Hayman dan suaminya selalu berdiskusi mengenai hal-hal seperti itu.
"Selama bertahun-tahun saya menyingkirkan barang-barang yang ia benci. Tapi kadang saya meminta sesuatu yang khusus, "Saya tahu kamu membencinya tapi ini dulu milik nenekku."
4. Orgasme palsu

Karya Nora Ephron meliputi adegan "ini"
"Saya ingin memesan apa yang dia pesan" -seorang tamu restoran
Lokasi: Katzs Delicatessen di Manhattan. Situasi: Sally mengatakan sebagian besar wanita memalsukannya. "Mereka belum memalsukannya dengan saya," kata Harry, dan menolak semua argumen lain. Ia berusaha memberitahunya, dan tanpa peringatan, mulai mendemonstrasikan orgasme palsu. Dengan keras.
Adegan itu mungkin saat yang paling berkesan dari film itu.
"Pria sudah mendengar mitos orgasme palsu selama bertahun-tahun, tetapi sebagian benar-benar mengira mereka akan tahu jika seorang wanita memalsukannya," kata Judy James.
"Saya rasa pria merasa gelisah ketika melihat adegan itu, dan banyak yang mulai menganalisa hubungan mereka, hal itu membuat pria tidak stabil secara seksual. Kaum wanita mungkin tersenyum malu-malu," kata dia.
James mengatakan ia ingin menguping pembicaraan orang sesudah menyaksikan film itu.
"Anda bisa membayangkan pria menengok pada kekasihnya dan mengatakan, "Kamu tidak melakukannya kan?". Saya penasaran berapa banyak wanita yang jujur," kata dia.
5. Anda tidak merasa malu saat bersama orang yang anda sukai
"Sangat menyenangkan bisa duduk dengan seseorang dan tidak perlu bicara" -Harry.
Tetapi adegan di restoran itu tidak hanya tentang seks. Melainkan juga tentang merasa rileks saat bersama orang yang anda sukai.
Sally tidak malu-malu mendemonstrasikan orgasme palsu di tempat ramai.
Dan Harry merasa cukup nyaman untuk tidak bersembunyi ke kolong meja karena malu dengan tingkah Sally.
"Teman yang merasa nyaman dengan satu sama lain dapat menemukan hal-hal baru mengenai lawan jenis, ini adalah cara yang menyenangkan untuk belajar tentang hubungan percintaan," kata Judy James.
"Banyak wanita yang memiliki sahabat gay dengan siapa mereka dapat bersikap tanpa malu-malu. Ini adalah cara untuk merenggangkan parameter dengan lawan jenis tapi tidak dengan mitra seksual, belajar dan menemukan hal-hal baru tentang diri mereka."
Suzie Hayman menambahkan bahwa kawan dapat lebih mudah menerima kebiasaan-kebiasaan aneh anda.
"Anda menerima jika teman anda memiliki kebiasaan buruk. Anda setuju untuk merayakan perbedaan dan kesamaan di antara kalian. Tetapi seringkali, kita khawatir bahwa kekasih kita akan melihat diri kita yang sesungguhnya dan tidak dapat menerima hal itu."
(bbc/bbc)











































