
Ban Ki-moon menilai Aung San Suu Kyi adalah seorang pemimpin sejati.
Pemimpin oposisi Burma Aung San Suu Kyi dijadwalkan diambil sumpahnya dalam pelantikan anggota parlemen Burma, Rabu (2/5), satu bulan setelah partai Liga Nasional Demokrat (NLD) pimpinannya memenangkan pemilu sela.
Sebelumnya Suu Kyi dan 42 anggota NLD lainnya menolak untuk dilantik karena mempertanyakan sejumlah kata yang digunakan dalam pembacaan sumpah.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Sebab utama kami akhirnya bersedia disumpah, adalah karena keinginan rakyat. Rakyat memilih kami karena menginginkan kami duduk di parlemen," ujar Suu Kyi.
Wartawan BBC di ibukota Naypyitaw Rachel Harvey melaporkan meski Suu Kyi akhirnya bersedia dilantik namun undang-undang yang mendudukkan militer di kancah politik ini masih akan menjadi pusat perdebatan politik di Burma.
Debut parlemen Suu Kyi terwujud setelah serentetan aktivitas diplomatik bersamaan dengan dukungan dunia internasional terhadap proses reformasi yang dilakukan pemerintahan sipil Burma.
Bertemu sekjen PBB
Pada Selasa (1/5) untuk pertama kalinya Aung San Suu Kyi melakukan pertemuan dengan Sekretaris Jenderal PBB Ban Ki-moon.
Ban yang mengunjungi Burma selama tiga hari untuk mendukung reformasi demokrasi Burma bertemu Suu Kyi di kediamannya di Rangoon.
Selain melakukan pembicaraan seputar kondisi politik Burma, Ban juga mengundang Suu Kyi untuk berkunjung ke markas PBB di New York.
Ban menyatakan dia mendukung dan menghargai keputusan Suu Kyi untuk berkompromi atas masalah sumpah jabatan demi kepentingan yang lebih besar.
"Seorang pemimpin sejati menunjukkan felksibilitasnya untuk kepentingan rakyat yang lebih besar," ujar Ban.
"Saya yakin dia (Suu Kyi) akan memainkan peran konstruktif dan aktif sebagai anggota parlemen Burma," tambah Ban.
Sebelumnya Ban juga menyerukan pengurangan sanksi untuk Burma dalam pidatonya di hadapan parlemen negeri itu.
Dia mengatakan sangat mendukung upaya reformasi Burma namun mengingatkan proses perubahan adalah sebuah proses rapuh dan memerlukan langkah yang tepat.
(bbc/bbc)











































