Prancis Tangkap Puluhan Tersangka Teroris

Prancis Tangkap Puluhan Tersangka Teroris

- detikNews
Jumat, 30 Mar 2012 17:19 WIB
Indonesia - BBC - Penangkapan tersangka teroris di Prancis


Menurut Presiden Sarkozy, aparat keamanan masih akan melakukan penangkapan lagi.

Kepolisian Prancis telah menangkap 19 tersangka teroris dan menyita senjata antara lain senapan dalam penyergapan di sejumlah lokasi di Prancis hari Jumat dini hari waktu setempat (30/3).

Penangkapan antara lain terjadi di Toulouse, tempat tersangka pelaku pembunuhan berantai Mohammad Merah menembak mati tujuh orang. Penyergapan juga dilakukan di Nante.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Pihak berwenang memburu orang-orang yang kemungkinan terlibat membantu Mohammad Merah melancarkan aksinya.

Menurut Presiden Prancis Nicolas Sarkozy, operasi penangkapan akan terus dilakukan.

"Akan ada operasi lebih lanjut sehingga memungkinkan kita mengusir orang-orang yang tidak berkepentingan di negara ini," kata Sarkozy seperti dilaporkan kantor berita Reuters.

Wartawan BBC di Paris Christian Fraser melaporkan penyergapan kali ini adalah bagian dari penyelidikan untuk mencari orang-orang yang terlihat bersama Mohammad Merah dan saudaranya sebelum Merah melancarkan penembakan.


Kemungkinan serangan



Mohammad Merah diketahui menjadi anggota kelompok Salafi yang bernama Forsane Alizza dan kelompok tersebut sempat diketahui aktif di daerah Nantes sebelum dibubarkan oleh Kementerian Dalam Negeri Prancis menyusul penyelidikan sebelumnya.

Saudara laki-laki Merah, Abdelkader, mengaku kepada polisi bahwa ketika membantu saudaranya mencuri sepeda motor Yamaha T-Max terdapat satu orang lagi di mobil.

Jati diri orang tersebut sejauh ini belum diungkap. Namun kemarin polisi menemukan mobil Renault Clio yang dicuri dan berisi bagian-bagian sepeda motor dan helm rusak yang digunakan Mohammad Merah, lapor Christian Fraser.

Pihak berwenang, lanjut Fraser, juga menyelidiki USB memory stick yang dikirim ke televisi Al Jazeera berisi rekaman video pembunuhan yang diduga dilakukan Mohammad Merah.

Memory stick tersebut ditempatkan di kotak surat di daerah Toulouse pada hari apartemen Merah mulai dikepung aparat keamanan. Artinya, ada orang lain yang mengirimnya.

"Bila ada orang ketiga yang masih bebas, muncul kemungkinan ada teroris aktif yang siap melancarkan serangan lagi," lapor Christian Fraser.


(bbc/bbc)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads