Kampanye Menyelamatkan Gubuk Roald Dahl

Kampanye Menyelamatkan Gubuk Roald Dahl

- detikNews
Rabu, 14 Sep 2011 09:17 WIB
Indonesia - BBC - roald dahl


Butuh dana Pound 500.000 untuk memindahkan gubuk tempat Roald Dahl berkarya.

Keluarga penulis terkenal Roald Dahl meluncurkan kampanye untuk menyelamatkan gubuk yang dia gunakan saat menulis sebagian besar karya-karyanya.

Gubuk kecil itu dibangun pada tahun 1950-an di bawah taman rumahnya di Buckinghamshire dan tetap dipertahankan setelah dia meninggal tahun 1990.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Keluarganya mengatakan gubuk tersebut sudah reot dan berisiko ambruk.

Mereka mengharapkan bisa menggalang dana Pound 500.000 guna memindahkannya keping demi keping ke museum Roahl Dahl untuk diabadikan.

Dua karya klasik Dahl, The Chocolate Factory dan The Twits ditulis dalam gubuk yang disebut Dahl sebagai sarang kecil.

Isinya antara lain barang-barang yang diinginkan Dahl berada di sekitarnya ketika dia sedang bekerja, antara lain sebuah bola besar yang terbuat dari pembungkus permen aluminium maupun kursi favoritnya.

Uniknya, tidak ada meja tulis karena Dahl menggunakan papan yang ditaruh di atas pahanya untuk menulis karyanya dengan menggunakan pensil HB.

Dia biasanya duduk di atas kursi dengan penopang lengan milik ibunya.

Kursi itu sudah disesuaikan untuk menopang punggungnya, yang sering sakit akibat cedera yang dideritanya saat Perang Dunia II.

Ketika menulis dia meletakkan kakinya di atas sebuah tas yang rusak dan akan menyelimutinya dengan selimut kalau sedang dingin.


Tidak bisa masuk



Setelah dia meninggal, gubuk itu hanya dikunjungi oleh keluarga, teman, dan pengunjung yang datang.

roald dahl


Roald Dahl selalu menggunakan pensil HB saat menulis. The Chocolate Factory adalah salah satu karya terkenalnya.

"Saat ini tidak ada yang bisa masuk ke dalam," kata janda Dahl, Felicity.

"Bisa anda bayangkan jutaan orang yang ingin masuk? Amat penting untuk membagi dengan semua orang dari generasi yang akan datang."

Gagasan untuk memindahkan gubuk itu bersumber dari cucu Dahl, Luke Kelly, yang terinspirasi oleh relokasi studio pelukis Francis Bacon ke galeri Hugh Lane di Dublin.

Cucu Dahl lainnya, Sophie, mengatakan keluarga ingin berbagi imajinasi magis yang tidak terbatas dan gamblang dari Dahl kepada para pengunjung.

Diharapkan gubuk itu sudah bisa dipindahkan ke Roald Dahl Museum and Story Centre bulan Maret tahun depan.


Mengundang kritik



Dana tambahan sebesar Pound 500.000 diperlukan untuk membuat pameran gubuk itu menjadi interaktif.

Bagaimanapun kampanye penggalangan dana ini mengundang kritik karena banyak yang berpendapat keluarga Dahl semestinya menggunakan dana sendiri untuk mendukung proyek pelestarian gubuk itu.

Namun Amelia Foster, dari Roald Dahl Museum and Story Centre, mengatakan bahwa keluarga Dahl sudah memberikan sumbangan yang besar untuk proyek.

"Mungkin tidak terlihat sebagai jumlah yang besar. Namun kami tidak hanya memindahkannya tapi juga melestarikan dan itu adalah urusan yang mahal,"
tuturnya kepada BBC.

"Kami ingin memastikan agar para penggemar Roald Dahl di masa depan bisa melihat gubuk itu dan untuk itu kami perlu melakukan pekerjaan saat ini."


(bbc/bbc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads