
Arkeolog Austria menyatakan telah menemukan sekolah pelatihan gladiator Romawi yang cukup besar dan masih utuh.
Bekas sekolah itu terletak di wilayah timur ibukota Wina, ditemukan dengan menggunakan radar imagery.
Sekolah itu merupakan bagian dari kota Romawi yang merupakan lpos terdepan militer dan perdagangan yang cukup penting pada 17 abad yang lalu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Di lokasi itu terdapat tempat pelatihan dan tempat mandi yang cukup besar.
Diluar tembok, hasil pemidaian radar menunjukan lokasi yang dipercaya oleh arkeolog sebagai tempat pemakaman bagi pegulat yang meninggal dalam pelatihan.
Barak dan penjara
"(ini) merupakan sensasi dunia, dan arti yang sesungguhnya," kata Gubernur Lower Austria Erwin Proell.
Sekolah yang merupakan bagian dari kota ini merupakan tempat kediaman bagi sekitar 50.000 orang pada 1.700 tahun yang lalu.
Kota ini merupakan lokasi perdagangan dan militer terbesar yang berhubungan dengan kekaisaran Romawi wilayah Asia yang berbatasan dengan daratan Eropa utara dan tengah.
Pejabat mengatakan bangunan sekolah pelatihan gladiator yang ditemukan ini merupakan saingan dari Ludus Magnus, yang merupakan sekolah pelatihan gladiator terbesar di Roma.
Salah satu yang membedakannya adalah reruntuhan kayu yang terletak di tengah arena pelatihan yang biasa digunakan oleh gladiator sabagai musuh tanding.
Museum Roman Jerman mengatakan gambar tiga dimensi sekolah itu merupakan perpaduan dari barak dan sebuah penjara.
Pihak museum mengatakan, gladiator seringkali dinyatakan bersalah sebagai pelaku kriminal atau tahanan perang dan juga diperlakukan sebagai budak.
Para ahli belum menentukan waktu penggalian sekolah gladiator ini, dan mengatakan mereka membutuhkan waktu untuk mematangkan rencana.
Kompleks sekolah itu sangat besar dan kurang dari satu persen digali sekitar tahun 1870.
(bbc/bbc)











































