
Kantor British Council di ibukota Afghanistan, Kabul, diserang kelompok bersenjata dan menewaskan sedikitnya tiga orang.
Setelah serangkaian aksi bom, beberapa pelaku memaksa masuk ke gedung British Council, dimana para pelaku disebut-sebut sebagai militan Taliban.
Seorang wartawan BBC di lokasi mengatakan serangan ini saling berhubungan, suara senjata letusan api terdengar beberapa kali.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Seorang juru bicara Kantor Kementrian Luar Negeri Inggris mengatakan: "Kami bisa pastikan bahwa terjadi serangan di lokasi bangunan British Council di Afghanistan.
Saat ini Kedutaan setempat sedang bekerjasama dengan pemerintahan Afghanistan, yang menyelidiki insiden ini."
Sembilan pelaku
Ledakan awal terjadi pukul 05:38 waktu setempat, selang sepuluh menit kemudian ledakan kedua menggelegar, kata polisi Kabul.
"Kami yakin ada delapan sampai sembilan pelaku bom bunuh diri di dalam gedung British Council," kata sumber kepolisian pada BBC.
Menurut aparat para pelaku juga menggunakan senapan mesin, granat peluncur roket dan granat tangan.
"Mereka membawa persenjataan yang cukup untuk pertempuran seharian.
Pasukan Inggris lalu memasuki wilayah serangan, didukung oleh pasukan polisi Afghanistan, kata seorang pejabat kota Kabul pada BBC.
Salah satu tembok bangunan itu roboh setelah ledakan sehingga muncul kekhawatiran sejumlah polisi Afghanistan terkubur dibawah reruntuhan.
British Council adalah sebuah lembaga yang didanai oleh pemerintah Inggris, yang banyak mengelola kegiatan bersifat pendidikan dan budaya.
Aparat Afghanistan sebelumnya menaikkan standar pengaman di ibukota Kabul, di tengah ketakutan akan terulangnya serangan besar pada hari libur nasional.
(bbc/bbc)











































