
Polisi mengkritik undangan PM Cameron kepada mantan Kepala Polisi New York.
Polisi di Inggris bereaksi skeptis terhadap rencana mendatangkan seorang polisi AS yang dianggap pakar dalam kejahatan gang, untuk mengatasi rusuh di London dan sejumlah kota lain akibat ulah sekelompok kriminal muda.
Perdana Menteri David Cameron memanggil mantan Kepala Polisi New York, Bill Bratton, untuk mendapat nasihat terkait cara mengatasi rusuh di kota-kota Inggris.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Namun kantor Perdana Menteri menolak terlibat dalam perdebatan ini dengan alasan Bratton diundang untuk memberikan nasihat dalam kapasitasnya sebagai pribadi.
Kepada koran Independent on Sunday, Sir Hugh, presiden dari Asosiasi Perwira Polisi Kepala (Acpo), mengatakan: "Kalau saya melihatnya dengan (kota) berisi 400 gang, maka (berarti) kerja Anda tidak terlalu efektif."
"Yang saya sarankan pada Kementrian Dalam Negeri adalah pendekatan yang lebih masuk akal, mungkin dengan melihat lagi langkah-langkah yang lebih bervariasi dan bermanfaat, gaya Eropa; karena langkah-langkah polisi Eropa tersebut, seperti kita juga, terikat pada Konvensi Eropa."
Sementara pejabat Komisioner Polisi Metropolitan, Tim Godwin, kepada wartawan BBC Adam Fleming mengatakan rusuh di berbagai kota di London tahun ini belum pernah terjadi sebelumnya, mustahil diprediksi serta "ketidakkonsistenan dari parlemen" membuatnya sulit dikendalikan.
Dia menunjuk rencana pengurangan jumlah personel polisi akan membuat upaya serupa di masa depan makin sulit.
Tudingan kubu partai Konservatif terhadap taktik polisi, dibantahnya dengan mengatakan "tuduhan bahwa aparat kami diam saja sangat melukai hati".
Godwin menambahkan memperkirakan sekitar 3.000 orang akan diseret ke pengadilan terkait kasus ini.
Tak ada perpecahan
Bill Bratton sendiri mengatakan undangannya adalah untuk sekedar memaparkan pengalaman selama bertugas dulu.
"Tugas saya adalah untuk fokus pada pengalaman Amerika terkait dengan isu gang."
Dalam pernyataannya, kantor Perdana Menteri menambahkan bahwa Bratton punya hubungan sejak lama dengan isu polisi di Inggris dan pemerintah berterimakasih karena dia setuju "datang untuk serangkaian pertemuan di Inggris pada musim gugur ini dan membagi pengalamannya mengatasi persoalan gang".
Sementara dalam sebuah kunjungannnya ke Manchester Sabtu kemarin, Deputi PM Nick Clegg berupaya meredam isu terjadinya perpecahan kebijakan kepolisian antara pemerintah dan polisi.
"Tidak ada perpecahan... Kami mendukung polisi 100%," katanya.
"Polisi sendiri yang mengatakan mereka menghendaki adanya kajian terkait apa yang terjadi dan apa taktik yang dipakai serta apa pelajaran sesudahnya."
(bbc/bbc)











































