
Penyebab kecelakaan kereta api yang terjadi pekan lalu di Cina dan merenggut sedikitnya 39 nyawa penumpang, diduga adalah cacat pada desain sinyal kereta api itu.
Kepala Biro Kereta Api Shanghai An Lusheng, seperti ditulis oleh kantor berita resmi Cina Xinhua, mengatakan sistem sinyal "gagal mengubah tanda lampu hijau jadi merah".
Akibatnya kereta yang berjalan di belakang menabrak satu rangkaian kereta lain, ketika rangkaian kereta pertama terhenti dekat sebuah bendungan dekat kota Wenzhou akibat sambaran petir yang memutus pasokan listrik sumber bahan bakarnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
PM Wen juga menjanjikan dilakukannya sejumlah langkah untuk meningkatkan standar keamanan pada jaringan kereta super cepat yang saat ini tengah menjadi program unggulan pemerintah Cina.
Publik di Cina mengungkapkan kemarahan atas terjadinya kecelakaan ini, banyak diantara mereka meyakini pemerintah lalai melakukan tindakan semestinya setelah tabrakan kereta terjadi.
PM Wen dijadwalkan akan segera mengunjungi lokasi tabrakan.
Tiga pejabat tinggi jawatan kereta api juga dipastikan telah dipecat: Kepala Biro Perkeretaapian Shanghai, Long Jing; Kepala Dewan Komite Partai Komunis Cina untuk urusan kereta api, Li Jia dan wakilnya, He Shengli.
(bbc/bbc)











































