
Presiden Barack Obama diancam akan dibunuh oleh seorang pemuda Uzbekistan.
Pengadilan Birmingham, Alabama, Amerika Serikat mendakwa seorang warga Uzbekistan karena berencana membunuh Presiden Barack Obama.
Warga Uzbek itu, Ulugbek Kodirov, selain didakwa membunuh juga dijerat tuduhan kepemilikan senjata otomatis, sebuah granat dan memasuki wilayah AS secara ilegal.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Kodirov juga didakwa secara ilegal memiliki senjata mesin M-15 dan sejumlah granat," tambah Vance.
Namun, pernyataan ini tidak menyebut secara detil ancaman pembunuhan seperti apa yang akan dilakukan Kodirov.
Visa dicabut
Kodirov ditangkap pada 13 Juli di sebuah penginapan kecil di Leeds, Alabama setelah membeli sebuah senjata api dari seorang agen yang menyamar.
Pemuda berusia 21 tahun ini pertama kali memasuki Amerika Serikat pada tahun 2009 untuk menuntut ilmu.
Namun, pemerintah AS mencabut visa pelajarnya setelah Kodirov tak diterima di satupun universitas di negeri Paman Sam itu.
Jika tuduhan pembunuhan ini terbukti, maka Kodirov terancam hukuman penjara maksimal lima tahun untuk semua dakwaan ancaman pembunuhan.
Selain itu, dia juga menghadapi ancaman 10 tahun penjara untuk setiap jenis senjata api yang dimilikinya secara ilegal.
(bbc/bbc)











































