
Demonstran memakai pakaian uskup dan SUV di luar gedung Senat
Beberapa uskup Filipina mengembalikan mobil sport mewah hadiah pemerintah yang menggunakan dana masyarakat, lapor sebuah penyelidikan.
Para senator menyelidiki tuduhan bahwa hadiah mobil sport utility vehicle, SUV, dengan menggunakan dana undian pemerintah diberikan kepada para uskup oleh pemerintahan sebelumnya untuk mendapatkan dukungan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Lebih 80% penduduk Filipina beragama Katolik dan para pastor sangat berpengaruh.
Penyelidikan Senat di Manila hari Rabu (13/7) para uskup mengembalikan empat SUV dan kendaraan lainnya akan dikembalikan.
Para uskup meminta maaf karena membuat jemaat dan gereja menghadapi masalah. Tetapi mereka menegaskan sumbangan tersebut hanyalah untuk memudahkan mereka mencapai daerah terpencil.
Sangat sedih
"Meskipun jika hal ini tidak melanggar hukum dan undang dasar dasar, kami memandang penting untuk memperjelas keadaan dan mengembalikan kendaraan tersebut," kata Uskup Agung Orlando Quevedo dari keuskupan Cotabato selatan di depan dewan penyelidik.
Dia menyampaikan "kesedihan mendalam" gereja karena membuat banyak penganut Katolik "kebingungan".
Pimpinan lembaga undian pemerintah Filipina Margia Juico sebelumnya mengatakan di depan dewan bahwa tujuh uskup menerima hadiah pada masa pemerintahan mantan Presiden Gloria Arroyo.
Para pengecamnya menuduh Arroyo menggunakan sumbangan untuk mendapatkan dukungan para uskup. Dia mengundurkan diri tahun lalu setelah sembilan tahun berkuasa.
Juico mengatakan penyelidikan menunjukkan paling tidak US$158.600 dana organisasi kemanusiaan digunakan untuk membeli kendaraan atas permintaan beberapa uskup.
(bbc/bbc)










































