Obama akan Paksa BP Tanggung Dampak Minyak

Obama akan Paksa BP Tanggung Dampak Minyak

- detikNews
Rabu, 16 Jun 2010 14:33 WIB
Indonesia - BBC - Presiden Obama Presiden Barack Obama bersumpah untuk "memaksa BP membayar" kompensasi atas kerusakan yang ditimbulkan oleh kebocoran minyak di Teluk Meksiko dan menyatakan Amerika harus mengakhiri "kecanduan bahan bakar fosil".

Dalam pidato pertamanya dari Oval Office, Obama mengatakan dia akan bertemu dengan eksekutif BP hari Rabu (16/6) dan menyatakan bahwa mereka harus mengadakan dana untuk memberikan kompensasi kepada mereka yang terkena dampak kebocoran.

Dia menggambarkan tumpahan minyak itu sebagai serangan terhadap pantai dan warga Amerika yang menguji batas teknologi manusia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Obama juga mengatakan, kebocoran minyak juga menunjukkan perlunya menghentikan kecanduan AS akan bahan bakar fosil.

Beberapa jam setelah pemerintah AS memperbesar taksiran jumlah minyak yang meluber ke Teluk Meksiko dari sumur yang rusak, Obama memperingatkan risiko insiden semacam itu akan terus bertambah, sebab kita kehabisan tempat untuk membor di darat dan di perairan dangkal.

Dia menyeru Senat agar meloloskan RUU energi yang sudah diloloskan oleh DPR AS.

Menurut tradisi, Presiden AS menggunakan Oval Office untuk masalah yang mereka pandang sebagai isu nasional yang sangat penting bagi Amerika.

Pidato itu sendiri disampaikan ketika jajak pendapat mengindikasikan sebagian besar warga Amerika tidak setuju dengan cara Obama menangani krisis - bencana lingkungan paling buruk dalam sejarah AS.

Dalam pidatonya, Obama mempersamakan kebocoran minyak dengan epidemi dan mengulangi pernyatannya bahwa BP akan dipaksa membayar dampak tumpahan minyak tersebut.


In his speech, Mr Obama likened the spill to an "epidemic" and reiterated that BP would be made to pay for the damage.

"Kita akan memaksa BP menanggung kerusakan yang ditimbulkan oleh perusahaan mereka, janji Obama.

Obama mengatakan dia akan bertemu pimpinan BP Carl-Henric Svanberg hari Rabu dan "memberitahu dia bahwa dia harus menyisihkan sumber daya apapun yang diperlukan untuk memberikan kompensasi kepada pekerja dan pemilik usaha yang merugi akibat kecerobohan perusahaannya.

Dia menambahkan: "Kita akan menanggulangi tumpahan ini dengan segala yang kita punya selama sampai kapan pun."

Ketika menanggap pidato Presiden Obama, BP mengatakan dalam pernyataannya bahwa perusahaan tersebut juga memiliki tujuan yang sama dengan Obama untuk membersihkan minyak dan membantu orang yang terkena dampak kebocoran.

Perusahaan itu mengatakan menunggu pertemuan hari Rabu untuk mengadakan pembicaraan konstruktif mengenai cara terbaik untuk mencapai tujuan bersama tersebut.
(bbc/bbc)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads