Polisi di negara bagian Jharkand dibagian timur laut India mengatakan telah menembak mati 10 pemberontak Maois.Delapan kamp pemberontak dihancurkan dalam serangan yang digambarkan sebagai operasi besar di hutan-hutan Borahat di distrik Singbhum Barat, demikian pernyatan pejabat resmi setempat.
Enam polisi luka dalam operasi ini dan diangkut ke rumah sakit, tambah polisi.
Pejabat berwenang mendapat tekanan setelah terjadinya serangkaian aksi kekerasan yang dilakukan kelompok Maois di wilayah tersebut beberapa bulan lalu.
Di penghujung Mei, lebih dari 145 orang tewas akibat kecelakaan kereta di negara bagian Bengal Barat yang bersebelahan setelah pemberontak Maois dituding menyabotase relnya.
Namun menurut kelompok Maois, mereka bertempur untuk membela kaum miskin di pedesaan.
Serangan meningkat
Radio milik pemerintah, All India Radio, melaporkan sekitar 2.000 personel polisi turut serta dalam operasi memburu pemberontak di Jharkhand.Sejumlah laporan menyebut polisi menemukan beberapa ranjau di kamp pemberontak.
Ribuan orang tewas akibat pertempuran pemberontak dan tentara dalam sepuluh tahun terkahir.Pemberontak Maois meningkatkan laporannya beberapa bulan terakhir sebagai tanggapan atas upaya pemerintah mengejar mereka dari pngkalan di hutan-hutan.
Militer India melakukan serangan di tempat yang disebut sebagai "koridor merah" - sebuah wilayah luas di bagian pedesaan di timur dan tengah India dimana para pemberontak Maoismengumpulkan kekuatan.
Sekitar 50.000 tentara paramiliter federal ditambah puluhan ribu polisi ambil bagian dalam operasi di beberapa negara bagian, termasuk Jharkhand.
Pada bulan April lalu, 76 tentara paramiliter terbunuh dalam sebuah penyergapan - satu-satunya serangan mematikan yang menimpa tentara India yang dilakukan pasukan pemberontak.
Perdana Menteri Manmohan Singh menggambarkan kelompok Maois sebagai ancaman keamanan domestik terbesar India.
(bbc/bbc)











































