Polisi Afrika Selatan menembakkan gas air mata untuk membubarkan petugas keamanan stadion di Durban yang melancarkan protes soal honor.Bentrokan terjadi di lapangan parkir di stadion Moses Mabhida tidak lama setelah stadion di kota Durban itu menjadi ajang pertandingan Australia dan Jerman.
Para petugas mengatakan mereka hanya diberi 190 rand per hari (sekitar Rp 250.000), meski mereka sebelumnya dijanjikan honor telebih tinggi.
Laporan-laporan mengatakan seorang wanita terluka dan sedikitnya dua orang di tahan dalam insiden ini.
Tidak jelas besaran honor yang semestinya dibayakan kepada para petugas keamanan stadion berdasarkan kontrak mereka.
Panitia penyelenggaran Piala Dunia Afrika Selatan atau pun badan sepakbola dunia Fifa belum mengeluarkan pernyataan publik atas peristiwa ini.
(bbc/bbc)











































