Sekjen PBB Prihatin Soal Kirgistan

Sekjen PBB Prihatin Soal Kirgistan

- detikNews
Senin, 14 Jun 2010 09:14 WIB
Indonesia - BBC - Banyak orang bersenjata berkeliaran di Osh dan sekitarnya Sekjen PBB Ban Ki-moon menyatakan kekhaatiran atas tingkat bentrokan dan faktor etnis dalam konflik di Kirgistan selatan.

Ban juga memerintahkan utusannya agar berkunjung ke ibukota Kirgistan, Bishkek, kata kantor Sekjen PBB.

Lebih dari 100 orang terbunuh dalam tiga hari bentrokan antara warga Kirgis dan Uzbek di kota Osha dan sekitarnya, kata para pejabat.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Puluhan ribu warga etnis Uzbek terpaksa mengungsi keluar Kirgistan.

Para saksi mata menuturkan tentang pria warga Kirgis yang menembaki warga etnis Uzbek dan membakar harta benda mereka; seorang koresponden BBC di kota Osha melaporka tembakan senjata api gencar terdengar di kota.

Hari Minggu, pemerintah sementara di Bishkek memberikan kewenangan kepada pasukan keamanan untuk menembak.

Pemerintah sementara juga menyeru Rusia agar mengirim pasukan untuk ikut memadamkan tindak kekerasan, tapi Moskow menyatakan tidak berencana untuk campur tangan.

Peta lokasi Kyrgyzstan Meski demikian, Rusia mengirimkan satu batalion pasukan para yang berkekuatan 150 serdadu untuk melindungi pangkalan militer Rusia di belahan utara Kirgistan.

Hari Minggu, Sekjen PBB Ban Ki-Moon menyuarakan keprihatinan atas tindak kekerasan antaretnis di Kirgistan dan jumlah korban tewas dan mengungsi yang bertambah.

Juru bicara Ban mengatakan pernyataan tersebut disampaikan dalam percakapan telepon dengan menteri luar negeri Kazakhstan, yang saat ini memimpin Organisasi untuk Keamanan dan Kerjasama di Eropa.

Kedua pejabat sepakat bahawwa mereka akan berkoordinasi untuk menanggapi krisis tersebut bersmaa

The two officials agreed that they would co-ordinate a response to the crisis, together with the European Union.
(bbc/bbc)


Berita Terkait