Sebuah kapal angkatan laut Korea Selatan menemukan puing yang tampaknya berasal dari roket Korsel yang meledak setelah diluncurkan.Roket itu diperkirakan meledak 137 detik setelah lepas landas hari Kamis, mengakhiri upaya terbaru Korsel untuk masuk ke arena industri antariksa dunia.
Puing itu diambil dari laut 470 km arah selatan dari Pusat Antariksa Naro at Goheung.
Roket Naro-1, yang dibuat dengan bantuan Rusia, diduga meledak di ketinggian 70 km.
Pukulan
Puing itu akan diserahkan kepada Institut Penelitian Antariksa Korea (Kari) untuk dianalisis, demikian disampaikan kementrian Korsel untuk Sains, Pendidikan dan Teknologi.Para analis mengatakan kegagalan itu merupakan pukulan besar bagi Korsel dalam pertarungan yang dijuluki sebagai "Perlombaan antariksa Asia".
Gambar-gambar dari televisi Korsel meunjukkan saat-saat terakhir roket itu, dan kamera memperlihatkan benda putih yang kemudian meluncur jatuh ke laut.
Peluncuran ini merupakan upaya kedua Korsel untuk menempatkan satelit di ruang angkasa, setelah peluncuran pada bulan Agustus 2009 gagal.
Β Β Β Β (bbc/bbc)











































