Ledakan di Provinsi Kandahar di belahan selatan Afghanistan menewaskan sedikitnya 39 orang dan mencederai puluhan lain, kata aparat.
Penyebab ledakan Rabu malam waktu setempat tersebut belum jelas, tapi laporan-laporan yang belum dikukuhkan dari aparat setempat mengindikasikan ledakan itu ditimbulkan pembom bunuh diri.
Sebagian besar korban laki-laki, sebab ledakan terjadi di bagian perayaan perkawinan yang diperuntuhkan hanya bagi kaum pria.
Para wartawan mengatakan distrik di utara Kandahar City tersebut dipandang garis belakang bagi Taliban, namun keluarga yang terlibat dalam perhelatan tersebut tidak dikethaui memiliki hubungan dengan aparat keamanan atau pemerintah sipil.
Tidak satu pun pihak menyatakan memasang alat ledak di tempat tersebut.
Pekan lalu, Afghanistan menggelar pertemuan dewan perdamaian nasional dan menyetujui rencana untuk berdamai dengan Taliban.
Meski demikian, tindak kekerasan masih terus berlanjut.
Hari Senin, pasukan Nato di Afghanistan kehilangan sepuluh orang serdadu dan hari itu dicatat sebagai hari dengan jumlah korban terbanyak bagi Nato dalam rentang beberapa bulan.
(bbc/bbc)










































