Presiden Iran Mahmoud Ahmadinejad tidak menunjukkan langkah mundur menjelang pemungutan suara mengenai sanksi baru berkaitan dengan program nuklirnya pekan ini.
Dalam pertemuan puncak di Istanbul, Turki, Presiden Ahmadinejad mengindikasikan Tehran akan keluar dari perundingan jika tindakan baru diberlakukan.
Dia juga mengecam dukungan Rusia atas rancangan sanksi terhadap negaranya dan menyeru Amerika Serikat agar mengubah kebijakannya terhadap Iran.
Draf sanksi tersebut menyasar program nuklir Iran, dan - jika diloloskan, akan memperketat pembatasan keuangan dan inspeksi pelayaran, maupun memperluas embargo senjata terbatas.
Wartawan BBC Barbara Plett di Markas PBB mengatakan jumlah negara mungkin tidak mendukung resolusi tersebut, namun tidak satu pun dari mereka memiliki hak veto.
Para diplomat berharap pemungutan suara paling cepat hari Rabu, dan sedikit keraguan bahwa resolusi itu akan diterima, tambah wartawan kami.
Negara-negara Barat mencurigai program nuklir Iran memiliki tujuan militer, namun Tehran menyatakan program atomnya untuk tujuan sipil.
(bbc/bbc)










































