Temui Pimpinan DPRD, Kapolda Jateng Tegaskan Perang terhadap Judi-Narkoba

Rafi Ghifari - detikNews
Jumat, 16 Okt 2026 14:22 WIB
Foto: Dok. Polda Jateng
Jakarta - Kepala Kepolisian Daerah Jawa Tengah Irjen Pol. Roy Hardi Siahaan bersilaturahmi dengan pimpinan DPRD Provinsi Jawa Tengah. Pertemuan yang berlangsung sekitar 30 menit tersebut menjadi kesempatan bagi Roy untuk menyampaikan sejumlah prioritas kepolisian.

Salah satu prioritas yang menjadi perhatian Roy adalah pemberantasan perjudian dan peredaran narkotika di lingkungan kepolisian maupun masyarakat. Ia menegaskan tidak akan menoleransi anggota Polri yang melindungi atau terlibat dalam praktik tersebut. Anggota yang terbukti melanggar terancam sanksi tegas hingga Pemberhentian Tidak Dengan Hormat (PTDH).

Menurut Roy, semangat 'Polisi Bersama Masyarakat' harus diwujudkan melalui tindakan nyata, bukan sekadar slogan. Ia menaruh perhatian pada perjudian dan narkotika karena kedua persoalan tersebut dinilai dapat merusak mental masyarakat.

Pengalamannya saat bertugas di Badan Narkotika Nasional (BNN) membuatnya memahami bahaya penyalahgunaan narkoba. Selain memberantas perjudian dan narkotika, Roy menginstruksikan jajarannya untuk menindak tegas berbagai tindak kejahatan yang meresahkan masyarakat.

Sasaran penindakan tersebut meliputi pencurian kendaraan bermotor, perampokan, begal, kejahatan jalanan, hingga tawuran yang melibatkan senjata tajam. Untuk memastikan penanganan keamanan berjalan seiring dengan peningkatan pelayanan, Roy menetapkan tiga prioritas utama bagi jajarannya.

Prioritas tersebut mencakup penindakan terhadap kejahatan yang meresahkan masyarakat, pelayanan humanis kepada kelompok rentan, serta respons cepat terhadap laporan dan pengaduan warga.

"Tiga hal utama dalam pelaksanaan tugas yakni bertindak tegas terhadap kejahatan yang meresahkan masyarakat, memberikan pelayanan humanis kepada kelompok rentan, dan merespons dengan cepat setiap laporan dan pengaduan masyarakat. 'Polisi Bersama Masyarakat' bukan sekadar jargon," ujar Roy dalam keterangan tertulis, Jumat (16/10/2026).

Komitmen terhadap pelayanan cepat juga diwujudkan melalui optimalisasi Sentra Pelayanan Kepolisian Terpadu (SPKT) dan Call Center 110. Roy meminta petugas segera mendatangi lokasi kejadian yang membutuhkan kehadiran polisi, dan tidak hanya menunggu korban atau pelapor datang ke kantor kepolisian, dengan target waktu kedatangan maksimal 10 menit.

Dalam pertemuan tersebut, Roy juga memperkenalkan Wakapolda Jawa Tengah Brigjen Pol. Andi Herindra Rahmawan yang baru menjabat, beserta jajaran pimpinan kepolisian lainnya. Ia menjelaskan kunjungan itu merupakan bagian dari silaturahmi sebagai pimpinan baru, meskipun dirinya telah memiliki pengalaman bertugas di Jawa Tengah.

"Bagi saya pribadi, Jateng tidak asing. Pernah mengisi jabatan Kepala Satuan Reserse Kriminal, Kepolisian Resor Kota Besar Semarang. Kemudian, menjabat Kapolres Purbalingga dan pernah menjadi Kanit di Polda Jateng. Artinya, saya bukan semacam orang baru lagi tapi saya pernah berdinas di sini," tuturnya.

Pengalaman bertugas di Jawa Tengah menjadi salah satu bekal Roy dalam menjalankan tugasnya sebagai Kapolda. Dalam kesempatan itu, ia menekankan integritas sebagai prinsip utama setiap anggota kepolisian, terutama dalam memberantas tindak pidana yang berdampak langsung terhadap kehidupan masyarakat.

Kunjungan silaturahmi tersebut disambut positif oleh Ketua DPRD Provinsi Jawa Tengah Sumanto bersama empat Wakil Ketua DPRD, yakni Sarif Abdillah, Heri Pudyatmoko, Muhammad Saleh, dan Setya Arinugroho.

Sumanto menyampaikan terima kasih atas kunjungan Kapolda dan menekankan pentingnya kerja sama antarpimpinan daerah untuk mendukung pembangunan serta menjaga kondusivitas wilayah.

"Mendengar beliau ini juga pernah bertugas di Jateng, kami percaya tugas yang diemban dapat terlaksana, termasuk dalam penanganan dan pencegahan tindak kriminal," pungkas Sumanto.

Pertemuan yang berlangsung di Ruang Rapat Ketua DPRD pada Kamis (15/10/2026) tersebut kemudian ditutup dengan pertukaran cendera mata antara Kapolda Jawa Tengah dan pimpinan DPRD.

Simak juga Video 'Penggerebekan Apartemen di Lampung yang Jadi Tempat Transit Narkoba':




(akn/ega)

Berita Terkait
Berita detikcom Lainnya
Berita Terpopuler

Video

Foto

detikNetwork