Awas Jangan Asal Pilih Air Purifier, Cari yang Tepat agar Selamat!

Advertorial - detikNews
Sabtu, 10 Jul 2021 00:00 WIB
adv
Foto: Dok. SHARP
Jakarta - Kasus COVID-19 di Indonesia kembali mengkhawatirkan. Hal ini disebabkan oleh varian baru COVID-19 yang telah masuk ke Indonesia, yakni Deltaatau B1617.2.

Terbaru, para ilmuwan mengumumkan varian Lambda atau C37 yang juga perlu diantisipasi.Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) melaporkan, varian C37 atau varian Lambda yang pertama kali ditemukan di Peru, telah menyebar ke 29 negara.

Para pakar kemudian mengimbau penggunaan masker dalam menghindari risiko terpapar COVID-19 serta varian-variannya. Imbauan tersebut sejalan dengan Pusat Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Amerika Serikat (CDC) yang menyebutkan bahwa penggunaan masker berlapis efektif memberikan perlindungan 90 persen.

Adapun penggunaan masker disarankan ketika berada di luar ruangan. Tetapi ketika berada di dalam rumah atau di dalam ruangan, para ahli menyarankan penggunaan air purifier yang dilengkapi dengan hepa filter dan teknologi yang mampu menangkal virus aktif di udara. Ini dilakukan untuk meminimalisir terpapar COVID-19.

Air purifier adalah langkah efektif yang sangat membantu para masyarakat yang beraktivitas dalam ruangan. Namun, jangan sampai salah dalam membeli produk air purifier. Ini bisa berakibat tidak efektifnya pemurnian udara dalam ruangan dan menyebabkan droplet virus tidak tersaring sehingga timbul penyebaran virus dalam ruangan.

Salah satu peneliti dari Jepang, dr. Masashi Tamakawa dari Institut Teknologi Kyoto, melakukan riset bahwa air purifier efektif dalam menghilangkan droplet virus dalam ruangan. Pada penelitiannya, ia menggunakan dua tipe air purifier yang memiliki sirkulasi udara berbeda.

adv

Foto: Dok. SHARP

Tipe pertama (gambar kiri) adalah air purifier dengan penyaringan udara yang memantulkan langsung ke arah atas/ceiling. Hal ini berakibat fatal karena udara yang tersebut akan tercampur dengan droplet yang belum tersaring sehingga droplet tersebar di dalam ruangan.

Sedangkan tipe kedua (gambar kanan) adalah air purifier yang memiliki semburan dengan tingkat kemiringan 20 derajat. Dalam tipe ini, semburan udara dipantulkan ke arah dinding kemudian ke atas/cieling sehingga tidak bercampur dengan droplet sekitar yang belum tersaring dan tidak menyebarkan droplet tersebut.

Pada penelitian tersebut juga mengupas tentang kesalahan fatal penempatan airpurifier. Jika air purifier berhadapan dengan AC, udara dalam ruangan tidak tersaring dengan maksimal, sebagaimana ilustrasi pada gambar berikut.

adv

Foto: Dok. SHARP

adv

Foto: Dok. SHARP

Hasil penelitian tersebut menyarankan, penempatan air purifier yang benar adalah di bagian bawah AC. Ini menjadikan udara yang terserap dari pancaran udara dingin AC dapat dijernihkan dan disirkulasikan dengan baik di dalam ruangan, sebagaimana ilustrasi pada gambar berikut.

adv

Foto: Dok. SHARP

adv

Foto: Dok. SHARP

Dari hasil penelitian itu, disimpulkan bahwa air purifier sangat dibutuhkan di dalam ruangan, seperti ruangan perkantoran, ruangan sekolah/tempat les privat, restoran, transportasi publik, atau ruangan yang memiliki sirkulasi udara dengan baik.

SHARP menawarkan solusi untuk produk air purifier/penjernih udara yang dapat diandalkan untuk kesehatan udara Anda.

Adapun hal-hal yang harus diperhatikan dalam memilih air purifier adalah sebagai berikut.

1. Memiliki Fungsi Lengkap sebagai Penyaring Udara

Atas rekomendasi para ahli, air purifier yang efektif untuk mengurangi airborne adalah yang memiliki hepa filter. Inilah hal terpenting dari produk air purifier.

Pastikan hepa filter tersebut dapat menyaring debu, virus, dan bakteri jamur dalam ukuran yang sangat kecil.

Sebagai contoh SHARP Air Purifier menggunakan true hepa filter yang mampu menyaring zat atau partikel kecil berukuran 0.3 micron (sebagai pembanding rambut manusia 90 micron) dengan efektivitas hingga 99.97%.

adv

Foto: Dok. SHARP

Selain hepa filter, produk ini dilengkapi pula deodorizing filter sebagai penetralisir bau tak sedap yang berbahaya bagi kesehatan. Terlebih lagi, pada model terbaru SHARP Air Purifier, yakni series KI-L 80 dan KI-L 60 memiliki ketahanan hepa filter yang dapat digunakan sampai dengan 10 tahun.

adv

Foto: Dok. SHARP

Fitur pelengkap lainnya adalah AI IoT, fungsi pintar yang menghubungkan unit produk dengan aplikasi. Untuk air purifier, ada beberapa model yang sudah dilengkapi dengan aplikasi SHARP AIR apps dan dapat diinstal di Google PlayStore dan iOS.

SHARP AIR apps memiliki fungsi sebagai remote dan dapat digunakan untuk memantau status lifetime filter hepa, plasmacluter generator, deodorizing filter, dan humudifiying filter. Jadi, pengguna dapat mengganti secara berkala dengan mudah dan tepat.

adv

Foto: Dok. SHARP

adv

Foto: Dok. SHARP

2. Dibekali Teknologi Melumpuhkan Virus yang Sudah Terbukti dan Diakui

SHARP Corp. telah 21 tahun mengembangkan teknologi plasmacluster sejak tahun 2000. Dari 2004 hingga sekarang, teknologi ini sudah diteliti dan diuji oleh lebih dari 30 institusi penelitian independen ternama di 8 negara di dunia.

Adapun penelitian terbukti secara klinis efektif dalam menekan aktivitas zat berbahaya, termasuk virus influenza pandemi baru, bakteri yang resisten terhadap obat, dan alergen tungau.

Pada 2013 produk plasmacluster terjual lebih dari 50 juta unit di seluruh dunia. Sementara pada 2019 berhasil terjual 90 juta unit di seluruh dunia.

Pengukuhan teknologi ini berlanjut pada 2015. Ion plasmacluster mendapat pembuktian mampu melumpuhkan virus flu burung (H7N9).

Sedangkan pada 2020 teknologi ini diteliti di Universitas Nagasaki dan terbukti mampu melumpuhkan air borne virus COVID-19 dalam ruangan hanya dalam 30 detik dan mengurangi sebanyak 93.1%.

adv

Foto: Dok. SHARP

3. Air purifier yang Memiliki Proteksi Ganda

Air purifier adalah alat penjernih udara. Oleh sebab itu, alat tersebut harus dipastikan efektif dalam menjernihkan secara aktif dan pasif.

Banyak produk air purifier yang hanya menyaring udara dan tidak memiliki proteksi aktif yang mampu melumpuhkan virus di udara.

Teknologi plasmacluster ini adalah proteksi aktif, ion generator yang tertanam dalam SHARP Air Purifier dapat menghasilkan ion positif dan negatif sebanyak 25.000 ion per detik.

adv

Foto: Dok. SHARP

Diketahui, ion tersebut disebarkan dengan embusan ke atas, di mana air purifier SHARP model KI-L 80 dan KI-L 60 memiliki sudut kemiringan 20 derajat sehingga embusan dapat menjangkau ke seluruh ruangan dan efektif menghilangkan airborne virus.

adv

Foto: Dok. SHARP

adv

Foto: Dok. SHARP

Dengan berbagai keunggulan tersebut, air purifier dari SHARP bisa menjadi pilihan tepat melindungi keluarga di tengah pandemi.

Pada periode Juli SHARP eStore mengadakan parade diskon hingga Rp 500.000 khusus untuk pembelian air purifier. Temukan model air purifier yang tepat untuk keperluan Anda di https://sharp.id/estore/air-purifier. (adv/adv)