Tarif KRL Dipastikan Lebih Murah dengan e-Ticketing

Tarif KRL Dipastikan Lebih Murah dengan e-Ticketing

Advertorial - detikNews
Kamis, 30 Mei 2013 00:00 WIB
Tarif KRL Dipastikan Lebih Murah dengan e-Ticketing
Jakarta -

Mulai Juni 2013, penumpang KRL Jabodetabek dapat menikmati perjalanan yang lebih murah dengan ditetapkannya tarif progresif dan penggunaan e-ticketing. Perhitungan tarif progresif berdasarkan jumlah stasiun yang ingin dilalui sehingga sebagian besar relasi perjalanan KRL akan mengalami penurunan harga.

Untuk lima stasiun pertama (dihitung setelah stasiun keberangkatan), penumpang KRL dikenakan tarif Rp 3.000. Setiap tiga stasiun berikutnya, penumpang akan dikenakan tarif Rp 1.000. Meskipun dihitung dari jumlah stasiun, namun tarif tertinggi ditetapkan pada Rp 9.000.

Sebagai contoh, saat ini rute Serpong – Tanah Abang dikenakan tarif Rp 8.000 namun dengan tarif progresif akan menjadi Rp 4.000. Demikian pula tarif relasi Tangerang – Duri yang dulunya Rp 7.500 menjadi Rp 4.000 atau relasi Bekasi – Jakarta Kota yang turun tarif menjadi Rp 6.000 dari sebelumnya Rp 8.500.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Ada sejumlah perubahan peraturan mengikuti penerapan e-ticketing dan tarif progresif. Nantinya penumpang yang kelewatan dapat kembali ke stasiun tujuannya hanya dengan berpindah peron, tanpa keluar melalui perangkat gate e-ticketing. Perlu diperhatikan juga dengan diberlakukannya tarif progresif ini, seluruh pengguna KRL wajib menyebutkan nama stasiun tujuan dengan jelas supaya penghitungan tarif sesuai jumlah stasiun yang akan dilalui.

Sosialisasi tarif progresif sendiri telah dilakukan sejak awal April lalu. Pengguna KRL dapat melihat besaran tarif berdasarkan kebutuhan perjalanannya melalui spanduk yang terpasang di seluruh stasiun se-Jabodetabek. PT KCJ juga dengan tegas menyatakan isu kenaikan harga terkait diberlakukannya tarif progresif tidak benar sama sekali.

Direktur Utama PT KCJ Tri Handoyo mengatakan, tarif progresif merupakan salah satu manfaat dari diterapkannya sistem e-ticketing yang memungkinkan perhitungan tarif berdasarkan jumlah stasiun. Untuk permulaan, jenis e-ticketing yang digunakan adalah kartu single trip atau satu kali perjalanan. Ke depannya, PT KCJ juga akan menyediakan kartu multi-trip atau berlangganan dengan sistem potong saldo.

Penerapan tarif progresif e-ticketing sepenuhnya dilakukan untuk meningkatkan pelayanan kepada seluruh pengguna jasa KRL yang akan diikuti dengan pengembangan layanan lainnya baik dari sisi sarana maupun prasarana. PT KAI (Persero) dan PT KAI Commuter Jabodetabek mengharapkan kerjasama dari seluruh stakeholder khususnya pengguna jasa KRL agar program e-ticketing dan penerapan tarif progresif dapat berjalan dengan lancar.
Cara Pembelian Tiket


GATE di Stasiun Kota


Tapping Gate


Saat Keluar Gate


Saat Keluar Gate 2

(adv/adv)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait