Kerjasama Multipihak Dukung Program Pemerintah Go Organic 2010

Todays News

Kerjasama Multipihak Dukung Program Pemerintah Go Organic 2010

- detikNews
Kamis, 18 Feb 2010 13:34 WIB
Kerjasama Multipihak Dukung Program Pemerintah Go Organic 2010
Jakarta - KLATEN – 17 Februari 2010: Masyarakat dan gabungan kelompok tani (gapoktan) "Tani Mulyo" Desa Karanglo, Kecamatan Polanharjo, Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, hari ini menyelenggaraan pesta rakyat "Wilujengan Garap Pasiten", upacara tradisional olah tanah, serta sarasehan nasional bertema manajemen pertanian dan perekonomian pedesaan. Kegiatan yang difasilitasi PT. Tirta Investama (Danone AQUA) dan Gapoktan dari hulu hingga hilir Daerah Aliran Sungai (DAS) Solo serta pemerintah kabupaten Klaten ini mendukung program pemerintah Go Organic 2010.

Gapoktan "Tani Mulyo" telah mengusahakan budidaya padi ramah lingkungan pada dua kali musim tanam. Sesuai rencana bersama masyarakat desa, perlahan-lahan Gapoktan akan memperluas area budidaya sehingga targetnya pada 2012, 75% dari lahan sawah ditanami padi ramah lingkungan. Pabrik pupuk organik dan sekolah lapang telah dibangun dan beroperasi sebagai fasilitas pendukung. Semntara itu Gapoktan "Tani Mulyo" telah memanen 7 ha padi ramah lingkungan pada minggu kedua Februari 2010

Ketua Gapoktan"Tani Mulyo" Juwandi mengatakan, "Sejalan dengan program pemerintah Go Organic 2010, kami menyelenggarakan seremonial kegiatan olah tanah dan sarasehan dengan tujuan untuk memberikan informasi kepada masyarakat lain yang hingga kini masih menggunakan sistem pertanian konvensional dengan penggunaan pupuk kimia dan pestisida buatan. Kami berharap Acara "Wilujengan Garap Pasiten" dapat menjadi inspirasi partisipasi masyarakat di wilayah lain dalam melakukan konservasi, pengelolaan sumber daya air serta mengembangkan jaringan untuk membuka akses pasar bagi produk kegiatan ekonomi mikro yang ramah lingkungan. Seluruhnya mengarah pada tujuan menciptakan kesejahteraan dan kemandirian para petani."

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Sementara itu masih dalam rangkaian acara "Wilujengan Garap Pasiten", dilangsungkan sarasehan nasional dengan tema "Membangun Sistem Manajemen Pertanian Terpadu dan Perekonomian Pedesaan Berbasis Pengembangan Masyarakat."  Sarasehan ini dilakukan sebagai forum komunikasi antara masyarakat, kelompok tani serta berbagai narasumber yang telah dijadwalkan diantaranya Menteri Pertanian Republik Indonesia Ir. H. Suswono, praktisi Pusat Ekonomi Kerakyatan UGM Awan Santosa, praktisi pemberdayaan masyarakat pedesaan dari LSM Bina Swadaya Andi Rohman serta wartawan senior Kompas Hermas Prabowo.

Sarasehan nasional tersebut dilakukan untuk melakukan identifikasi persoalan manajemen pertanian dan perekonomian pedesaan di Indonesia. Forum ini diharapkan dapat menjadi momentum terciptanya komitmen untuk melakukan tindakan nyata di antara para pemangku kepentingan dalam menghadapi persoalan manajemen pertanian dan perekonomian di Indonesia.

Kegiatan pengembangan masyarakat menuju desa sosio eko bisnis ini, difasilitasi oleh LSM Nasional Yayasan Indonesia Sejahtera (YIS) dan di danai oleh Danone AQUA. Selain model pertanian ramah lingkungan, di area DAS Solo (Boyolali-Klaten), masyarakat bermitra dengan Danone AQUA menyelenggarakan berbagai program pengelolaan sumber daya air yang berkelanjutan (reboisasi, konservasi, hutan rakyat, pengembangan ekonomi mikro dan pengelolaan daerah irigasi terpadu dan berkelanjutan).

"Danone AQUA bangga dapat dapat memfasilitasi kegiatan desa mandiri Karanglo yang berbasis pertanian ramah lingkungan, karena kami juga berharap dapat mendukung program pemerintah Go Organic 2010. Sesuai dengan komitmen ganda perusahaan terhadap kegiatan usaha dan sosial, selama ini kami telah berupaya meningkatkan produktifitas pertanian masyarakat dan ekonomi produktif lainnya yang berbasis ramah lingkungan melalui berbagai program yang terangkum dalam suatu payung besar yang dinamakan AQUA Lestari," kata Pimpinan Danone Aqua Parmaningsih Hadinegoro

AQUA LESTARI merupakan suatu pendekatan sosial dan lingkungan komunitas yang inovatif serta multipihak dengan tujuan pelestarian lingkungan, terutama sumber daya air dan pemberdayaan masyarakat.

Koordinator Jawa Tengah untuk Sustainable Development & Social Responsibility Danone Aqua Fainta Susilo Negoro mengatakan, "Keberhasilan berbagai program dari Hulu ke Hilir, termasuk peresmian Laboratorium Pertanian Desa di desa Karanglo, kecamatan Polanharjo, merupakan suatu bentuk kelanjutan dari progarm CSR Danone AQUA yang didukung oleh Pemda, LSM dan masyarakat setempat. Kami melakukan mulai dari reboisasi taman nasional, penanaman bibit pohon, menyediakan akses air bersih, pemetaan penggunaan lahan dan air irigasi sampai dengan melakukan pelatihan manajemen pertanian, dengan tujuan untuk memajukan serta memberikan manfaat bagi  masyarakat daerah Klaten dan sekitarnya." (adv/adv)


Berita Terkait