Kegiatan tersebut juga dihadiri Bupati Semarang, Ngesti Nugraha di kawasan Agrowisata Sidomuncul, Kecamatan Bergas, Kabupaten Semarang.
Tampak ratusan warga datang silih berganti ke lokasi acara. Usai serangkaian acara pembuka, Irwan kemudian menyampaikan pidato di depan para duafa.
"Ini yang ke-11 kali Sido Muncul memberikan santunan kepada kaum duafa. Seminggu yang yang lalu kepada anak-anak yatim," kata Irwan, Kamis (12/3/2026).
Irwan merasa bersyukur dapat berbagi saat Ramadan untuk mewakili keluarga besarnya, Sido Muncul.
"Saya bersyukur sekali, tiap kali Ramadan saya bisa melakukan sesuatu. Bukan, saya yang mewakili seluruh keluarga besar," ungkapnya.
Irwan menyampaikan santunan tidak dinilai dari banyaknya yang diberikan, tetapi yang diwariskan atau ditinggalkan.
"Menurut saya santunan yang terbaik adalah memberikan di dalam kekurangan. Saya rasa itu jauh lebih berharga," katanya.
Menurut Irwan, suatu perusahaan semestinya menyalurkan bantuan kepada masyarakat di sekitar wilayah perusahaan tersebut.
"Perusahaan kalau bisa memberikan bantuan kepada masyarakat sekitarnya. Yang benar, setiap perusahaan memberi (bantuan) di wilayahnya masing-masing," ungkapnya.
![]() Foto: Muhammad Iqbal Al Fardi/detikJateng |
Sementara itu, Ngesti mengatakan pihaknya berterima kasih kepada Sido Muncul yang telah banyak membantu masyarakat Semarang.
"Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak Irwan Hidayat yang selama ini secara terus-menerus memberikan bantuan kontribusi kepada masyarakat Semarang," jelas Ngesti.
"Baik dalam rangka untuk penanganan penanggulangan stunting di Kabupaten Semarang. Setiap tahun juga berbagi sejumlah cukup banyak juga. Kemudian juga kaitannya dengan bantuan untuk santunan anak yatim piatu. Dan saat ini untuk kaum duafa, ada 1.000 yang diberikan santunan," imbuhnya.
Dia pun berharap bantuan yang diberikan dapat bermanfaat untuk warganya. Dia pun mendoakan agar Irwan dapat selalu dalam keadaan sehat.
Adapun bantuan yang diberikan yakni berupa 1.000 paket sembako dan produk kesehatan Sido Muncul yaitu gula pasir, mie instan, wafer, minyak goreng, beras, Kuku Bima Energi C1000, RTD Red Berry, Balsam Tolak Angin, dan Susu Jahe dengan total bantuan senilai Rp 200 juta.
Bantuan tersebut diberikan ke masyarakat yang ada di enam desa atau kelurahan sekitar pabrik, yaitu Desa Bergas Kidul, Desa Diwak, Kelurahan Ngempon, Kelurahan Karangjati, Kelurahan Muktiharjo Lor, dan Desa Klepu.
Seorang warga yang menerima bantuan, Ngatmiyati (80), mengatakan dirinya mendapat uang dan bingkisan. Dia pun senang karena saat ini dirinya tinggal bersama anaknya.
"Saya mendapatkan uang, bingkisan. Senang (mendapat bantuan) karena sekarang ikut anak," kara Ngatmiyati.
Tidak hanya sekali ini, dirinya telah berkali-kali mendapatkan bantuan dari Sido Muncul.
"Saya sudah berkali-kali dapat bantuan, kalau tidak salah tiga sampai enam kali," sebutnya. (adv/adv)











































