Bank Jatim Kolaborasi dengan BNI Tingkatkan Layanan Perbankan Digital

Bank Jatim Kolaborasi dengan BNI Tingkatkan Layanan Perbankan Digital

Advertorial - detikNews
Rabu, 30 Nov 2022 23:00 WIB
adv
Foto: Dok. Bank Jatim
Jakarta - PT Bank Pembangunan Daerah Jawa Timur Tbk (bankjatim) menjalin kolaborasi dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BNI). Kerja sama yang ditandai dengan penandatanganan memorandum of understanding (MoU) dan perjanjian kerja sama (PKS) ini bertujuan meningkatkan penggunaan layanan perbankan secara digital.

Bertempat di Ballroom Grha BNI Sudirman, Jakarta, Seremonial Penandatanganan MoU dilakukan oleh Direktur Utama bankjatim Busrul Iman bersama Wakil Direktur Utama BNI Adi Sulistyowati , serta disaksikan oleh Komisaris Utama bankjatim Suprajarto.

Kolaborasi antara bankjatim dan BNI ini meliputi kerja sama penggunaan channel maupun layanan seperti Sharing Biller, Co-branding Tapcash, ATM, serta layanan lainnya. Langkah ini diharapkan mampu mengoptimalkan kualitas layanan pada nasabah. Sinergi ini merupakan sebuah konsep ekonomi menuju kesejahteraan masyarakat Jawa Timur.

Busrul Iman menyampaikan pertumbuhan ekonomi di daerah Jawa Timur tergolong cukup progresif sehingga banyak potensi yang perlu dioptimalkan. Oleh karena itu, bankjatim berupaya untuk terus berinovasi dalam memberikan layanan operasional serta meningkatkan jangkauan bisnis.

"Kami berkomitmen untuk selalu mengedepankan kolaborasi dan sinergi sehingga dapat tumbuh bersama dalam membangun ekonomi Jawa Timur," kata Busrul dalam keterangan tertulis, Rabu (30/11/2022).

Melalui kerja sama yang terjalin, lanjut Busrul, bankjatim akan terus berimprovisasi dan bertransformasi secara digital, guna mendukung percepatan dan perluasan layanan daerah di Jawa Timur dan seluruh Indonesia.

Sementara itu, Adi Sulistyowati mengungkapkan kerja sama ini dilatarbelakangi oleh perubahan tren kebutuhan masyarakat akan kemudahan layanan perbankan yang cepat, tepat, nyaman dan aman.

"Jawa Timur merupakan daerah yang sangat strategis, terutama dalam upaya untuk meningkatkan tren pertumbuhan ekonomi berkelanjutan dengan basis digital," ujar wanita yang akrab disapa Susi itu. (adv/adv)